Suara.com - Politisi senior yang juga mantan calon Presiden Amerika Serikat (AS), John McCain, dilaporkan menderita glioblastoma, sejenis tumor otak. Sejumlah dukungan terhadapnya pun segera bermunculan, tidak terkecuali dari mantan Presiden AS dua periode, Barack Obama.
Kabar soal kondisi medis McCain itu disampaikan pertama kali antara lain secara eksklusif oleh dokter di RS Mayo Clinic, Texas, kepada CNN. Disebutkan bahwa McCain telah menjalani operasi pada Jumat lalu, demi mengangkat gumpalan darah di kepalanya. Hasil lab itulah yang memastikan bahwa ada kanker otak di sana.
"John McCain adalah seorang pahlawan Amerika & salah satu pejuang paling berani yang pernah saya kenal. Kanker tidak tahu dia melawan siapa. Berikan neraka padanya (kanker itu), John," tulis Obama melalui akun Twitternya.
Kontan, tweet dukungan dengan kalimat menarik dari Obama ini pun mengundang reaksi netizen. Setidaknya hingga Kamis (20/7) pukul 13.30 WIB, cuitan yang belum lama tayang itu sudah di-retweet lebih dari 220 ribu kali dan dikomentari lebih dari 884 ribu orang.
McCain yang kini berusia 80 tahun, diketahui adalah lawan Obama dalam Pemilihan Presiden AS 2008 lalu, sebagai wakil dari Partai Republik. Meski akhirnya kalah, ia kemudian tetap menjabat sebagai senator AS dari Negara Bagian Arizona, hingga saat ini.
Glioblastoma sendiri diketahui adalah sejenis tumor yang dikenal agresif yang terbentuk di jaringan otak dan saraf tulang belakang.
Seperti dilansir CNN pula, menurut dokter yang menangani McCain, operasi sendiri menggunakan sayatan minimal dan berlangsung sekitar 4 jam. Hasil pindai otak pascaoperasi diklaim memperlihatkan bahwa jaringan yang bermasalah (mengandung tumor) telah terangkat semuanya.
Kantor McCain pun kemudian memberikan pernyataan yang menegaskan bahwa kondisi sang senator "luar biasa bagus dalam pemulihan". McCain kini beristirahat untuk fase pemulihan di rumahnya di Arizona. Opsi perawatan termasuk radiasi dan kemoterapi pun tengah dipertimbangkan oleh McCain dan keluarganya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Ahmad Muzani Ungkap Keinginan Presiden Prabowo: PPHN Sebaiknya Diatur Lewat TAP MPR
-
Dalih BPS Masukkan Tukang Becak ke Desil 9
-
Pasca Banjir Bandang Tewaskan 390 Orang, Danau Raksasa Mendadak Muncul di Nepal
-
6 Sistem Pernapasan Manusia Organ dan Cara Kerjanya
-
Kabut Asap Karhutla Kepung Palangka Raya
-
Pemain Timnas Indonesia Pernah Dipantau Como 1907, Tak Ada yang Lolos Standar Cesc Fabregas
-
Jalan Pintas Penuhi Target PLTS 30 GW, Andalkan Kawasan Industri
-
Harga Mercedes-Benz 300 SLR Uhlenhaut Coup Jadi Standar Kemewahan yang Tak Masuk Akal
-
Profil Raja Harald V, Raja Eropa Paling Bersejarah Bawa Norwegia ke Era Modern
-
Hair Dryer vs Air-Dry: Cara Mana yang Lebih Aman untuk Rambut?