Suara.com - Inspektur Jenderal Mochamad Iriawan dirotasi menjadi Asisten Operasi Mabes Polri, posisi Kapolda Metro Jaya kini akan dijabat oleh Inspektur Jenderal Idham Aziz.
Gubernur Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengharapkan Kapolda Metro Jaya yang baru nanti bisa bertugas lebih baik dalam mengamankan wilayah di ibu kota.
"Selamat mengamankan Jakarta, membangun Jakarta yang lebih aman. Kami (pemerintah DKI) juga siap untuk berkoordinasi dengan beliau," ujar Djarot di Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (21/7/2017).
Sebelumnya ditunjuk sebagai Kapolda, Idham Aziz menjabat Kepala Divisi Propam Mabes Polri.
Kemudian, Djarot menyampaikan ucapan terima kasih pada Iriawan sudah dapat menjaga keamanan di Jakarta, khususnya saat pesta demokrasi Pilkada Jakarta 2017 berlangsung.
"Terutama saat kemarin pengamanan lebaran sangat bagus. Mudah-mudahan yang bagus-bagus ini bisa diteruskan oleh kapolda yang baru," mata Djarot.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan