Suara.com - Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono membeberkan kronologi penemuan narkoba ekstasi di mobil Honda CRV yang terlibat kecelakan di Tol Halim, Jakarta Timur, Senin (24/7/2017).
Menurut Argo, enam butir pil ekstasi tersebut ditemukan setelah pengendara mobil itu menambrak mobil anggota polisi yang sedang melintas di tol tersebut.
"Saat masuk tol Halim di situ ada anggota ada di situ masuk tol juga, tiba-tiba ditabrak mobilnya. Lalu anggota turun, kenapa tabrak mobil saya? Setelah digeledah ditemukan enam butir (ekstasi)," kata Argo di Polda Metro Jaya, Selasa (25/7/2017).
Argo menduga alasan perempuan berinisial M yang mengendarai mobil Honda CRV itu terpengaruh obat-obatan sehingga menambrak mobil petugas yang berada di depannya.
Dari hasil pemeriksaan sementara, perempuan yang bersama seorang lelaki berinisial MD awalnya membawa 12 butir pil ekstasi. Namun, kata Argo keduanya sudah dahulu menegak pil tersebut sehingga masih tersisa 6 butir ekstasi.
"Keduanya sudah meminum ekstasi yang dibelinya, MD minum empat butir dan M minum dua butir," kata dia.
Argo juga menyampaikan kejadian kecelakaan itu sesudah keduanya melakukan transaksi narkoba yang dipesan oleh seorang berinisial ZA.
"Dia meminta 12 butir ekstasi, kemudian pertemuan di Kelapa Gading. Setelah melakukan pertemuan, dan transaksi, kemudian tersangka MD dan M ini kembali untuk mencari hotel.
Terkait penemuan ekstasi itu, kata Argo kemudian petugas melaporkan kepada Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya.
Baca Juga: BNN Ungkap Peredaran Narkoba Lewat Mesin Cuci
"Setelah digeledah ditemukan enam butir, akhirnya oleh anggota ini melaporkan ke piket Narkoba Polda Metro Jaya.
Argo menambahkan saat ini polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap pengendara dan penumpang mobil tersebut terkait kasus penemuan pil ekstasi.
"Saat ini sedang kami dalami. Statusnya masih terperiksa," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Pengendara Motor Tewas di Koridor 9 Slipi, Manajemen Transjakarta Pastikan Kecelakaan Tunggal
-
Mendagri Tegaskan Realisasi Program Perumahan Rakyat Akan Dorong Kemajuan Daerah
-
Hakim Siap Jemput Bola! Andrie Yunus Absen Sidang Demi Operasi Cangkok Kulit Akibat Air Keras
-
Misteri Hilangnya Pebisnis Berakhir Horor, Polisi Temukan Jasad dalam Perut Buaya Raksasa
-
Singapura Wacanakan Hukuman Cambuk untuk Siswa Pelaku Perundungan, Tuai Pro dan Kontra
-
KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya
-
Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz
-
Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan
-
Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada "Rakyat Kecil"
-
Mendagri: Program 3 Juta Rumah Percepat Akses Hunian Layak bagi Masyarakat Kurang Mampu