Suara.com - Jalan layang Simpang Susun Semanggi mulai 10 sampai 17 Agustus 2017 akan ditutup untuk kendaraan. Pemerintah Jakarta telah melakukan open traffic Simpang Susun Semanggi pada Jumat (28/7/2017) malam.
Wakil Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Sigit Widjatmoko mengatakan penutupan selama tujuh hari itu dilakukan untuk persiapan peresmian. Presiden Joko Widodo yang akan langsung meresmikan Simpang Susun Semanggi pada HUT ke-72 Republik Indonesia.
"Nanti tanggal 10 kita tutup sampai tanggal 17 Agustus untuk persiapan peresmian," kata Sigit di Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (1/8/2017).
Berdasarkan kesepakatan Dirlantas Polda Metro Jaya dengan Dishub DKI, open traffic hanya dilakukan pukul 06.00-22.00 WIB, dan dari 29 Juli sampai dengan 10 Agustus.
"Karena kan kita melakukan traffic counting , pengamatan prilaku pengemudi, melakukan evaluasi terhadap kelengkapan rambu dan rekayasa lalin. Itu yang kita kerjakan dari pukul 22.00 WIB sampai 05.00 WIB," kata dia.
Pemerintah DKI, kata Sigit, sebelumnya hanya menyiapkan rambu lalu lintas yang menandakan jalan Simpang Susun Semanggi tidak boleh dilewati kendaraan roda dua. Tetapi setelah mendapat masukan, harus ada rambu yang menandakan pelarangan untuk roda tiga, gerobak, dan pejalan kaki.
"Kenapa kita perlu uji coba? Awalnya kita hanya memasang rambu larangan roda dua. Tetapi ada nasukan roda tiga juga harus dilarang. Nah ini yg kita lengkapi," ujar Sigit.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?
-
Gubernur Khofifah Apresiasi, Pemprov Jatim Borong 3 Penghargaan UB Halal Metric Award 2026
-
Ketum TP PKK Ajak Warga Sulsel Tingkatkan Imunisasi Anak Demi Generasi Sehat
-
Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Mendagri Tito Bersama Menteri PKP Tinjau Program BSPS di Balikpapan
-
Kemnaker Siapkan Tenaga Kerja Terampil untuk Dukung Pertumbuhan Pasar EV dan Green Jobs
-
Ironi Distribusi Air Jakarta: Apartemen Dimanjakan, Warga Kampung Pakai Pipa Usia Setengah Abad!
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Kritik Pelibatan TNI dalam Pembekalan LPDP, TB Hasanuddin: Perlu Dikaji, Tak Sesuai Tupoksi!
-
BPJS Kesehatan dan BPKP Perkuat Tata Kelola Jaga Keberlanjutan JKN
-
Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto