Ketua Pansel Calon Anggota Komnas HAM Periode 2017-2022 Jimly Asshiddiqie didampingi anggota saat memberikan keterangan pers terkait 14 nama calon anggota Komnas HAM yang lulus seleksi awal di Jakarta, Rabu (2/8). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]
Ketua Panitia seleksi calon anggota Komisi Nasional Hak Asasi Manusia periode 2017-2022, Jimly Asshiddiqie, mengumumkan 14 kandidat sidang paripurna Komnas HAM, Rabu (2/8/2017).
"Ke 14 calon ini akan mengikuti tahapan final yaitu uji kelayakan dan kepatutan di Komisi III DPR," kata Jimly di gedung Komnas HAM, Jalan Latuharhary, Menteng, Jakarta Pusat.
Ke 14 calon yaitu:
1. Ahmad Taufan Damanik, mantan komisioner ACWC
2. Amiruddin dari LSM
3. Antonio Pradjasto dari LSM
4. Arimbi Heroepoetri, mantan Komisioner Komnas Perempuan
5. Beka Ulung Hapsara dari LSM
6. Bunyan Saptomo mantan duta besar atau birokrat
7. Hairansyah, akademisi
8. Judhariksawan, akademisi
9. Mohammad Choirul Anam, advokat
10. Munafrizal Manan, akademisi
11. Roichatul Aswidah, petahana Komnas HAM
12. Sandrayati Moniaga, petahana Komnas HAM
13. Sondang Frishka Simanjuntak dari Badan Pekerja Komnas Perempuan
14. Sri Lestari Wahyuningroem, aktivis HAM.
"Ke 14 calon ini akan mengikuti tahapan final yaitu uji kelayakan dan kepatutan di Komisi III DPR," kata Jimly di gedung Komnas HAM, Jalan Latuharhary, Menteng, Jakarta Pusat.
Ke 14 calon yaitu:
1. Ahmad Taufan Damanik, mantan komisioner ACWC
2. Amiruddin dari LSM
3. Antonio Pradjasto dari LSM
4. Arimbi Heroepoetri, mantan Komisioner Komnas Perempuan
5. Beka Ulung Hapsara dari LSM
6. Bunyan Saptomo mantan duta besar atau birokrat
7. Hairansyah, akademisi
8. Judhariksawan, akademisi
9. Mohammad Choirul Anam, advokat
10. Munafrizal Manan, akademisi
11. Roichatul Aswidah, petahana Komnas HAM
12. Sandrayati Moniaga, petahana Komnas HAM
13. Sondang Frishka Simanjuntak dari Badan Pekerja Komnas Perempuan
14. Sri Lestari Wahyuningroem, aktivis HAM.
Tag
Komentar
Berita Terkait
-
Komnas HAM: Ada Potensi Pelaku Lain dalam Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
-
Ratusan Mahasiswa BEM SI BSJB Geruduk Komnas HAM, Desak Usut Tuntas Kasus Andrie Yunus
-
Komnas HAM Respons Aksi Protes Buntut Kasus Andrie Yunus, Bakal Surati Presiden dan DPR
-
Mahasiswa Dirikan Tenda di Komnas HAM, Soroti Lambannya Kasus Andrie Yunus
-
Tenda Perlawanan Berdiri di Komnas HAM: Mahasiswa Ngecamp Demi Keadilan Andrie Yunus!
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
Terkini
-
Wamen PPPA Soroti Lingkaran Setan Kemiskinan Akibat 'Banyak Anak Banyak Rezeki'
-
Indonesia Sambut Baik Gencatan Senjata Iran dan AS
-
Isu Perombakan Kabinet, Sekjen Partai Golkar Berharap Tidak Ada Kadernya yang Terkena Reshuffle
-
Prabowo Targetkan 3 Tahun Lagi Indonesia Bebas Sampah: Kita Punya Teknologi Buatan Sendiri
-
Lakukan Evaluasi Imbas 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Pemerintah Bakal Tarik Pasukan Perdamaian?
-
Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU TNI Terkait Tragedi Andrie Yunus
-
Polemik Kasus Chromebook dan Ancaman Trial by The Press di Era Digital
-
Buronan Interpol dan Bos Mafia Asal Inggris Akhirnya Dideportasi Imigrasi Ngurah Rai
-
Istana Belum Terima Hasil Investigasi PBB Penyebab 3 TNI Gugur di Lebanon
-
Bupati Bekasi Ade Kuswara Klaim Tak Tahu Soal Pembakaran Rumah Saksi dalam Kasus Suap Ijon Proyek