Polda Jawa Tengah menyelidiki dugaan korupsi bantuan bibit bawang yang berasal dari alokasi Kementerian Pertanian senilai Rp5,4 miliar di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.
Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jawa Tengah Kombes Pol Lukas Akbar Abriari di Semarang, Jawa Tengah, Rabu (2/8/2017), mengatakan, anggaran pengadaan bibit bawang sebanyak itu bersumber dari APBN 2016.
"Ada dugaan penyimpangan dalam penyaluran bibit bawang itu," katanya.
Menurut dia, dalam pelaksanaannya pengadaan bibit bawang dilakukan oleh CV Jasmine untuk dua kecamatan, masing-masing Kecamatan Brebes dan Wanasari.
Namun, lanjut dia, dalam pelaksanaannya bantuan yang diberikan bukan berupa bibit, namun langsung disalurkan berupa uang tunai.
Nilai total bantuan yang disalurkan oleh CV Jasmine di dua kecamatan itu mencapai Rp1,2 miliar.
Dalam penyelidikan perkara ini, polisi telah meminta keterangan sekitar 28 saksi.
Para saksi yang diperiksa tersebut antara lain Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Brebes, termasuk para petani penerima batuan dari kedua kecamatan tersebut.
Baca Juga: Kapolri Jamin Tragedi Brexit Brebes Tak Terulang
Hingga saat ini, polisi belum menetapkan tersangka dalam penanganan perkara dugaan korupsi itu.
Polisi juga masih menunggu hasil perhitungan besar kerugian negara yang terjadi. (Antara)
Berita Terkait
-
Info Mudik: Tol Brebes-Semarang Ditutup pada Malam Hari
-
4 "Flyover" Perlintasan Kereta Api di Jateng Sudah Bisa Dilalui
-
Jokowi Tak Ingin Kasus Brexit yang Sengsarakan Orang Terjadi Lagi
-
Jalan Tol Brebes Timur-Weleri Dibuka Saat H-10 Lebaran
-
Tol Brebes Timur-Weleri Belum Sempurna, Pemudik Diminta Waspada
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
Terkini
-
Kenapa Indonesia Nekat Beli Minyak Rusia? Ini Hasil Pertemuan 3 Jam Prabowo-Putin
-
Krisis Kemanusiaan! Rakyat Lebanon: Tewas Dirudal Israel atau Mati Kelaparan
-
Manuver AS! Coba Dudukan Lebanon dan Israel tapi Berakhir Tanpa Jabat Tangan
-
Iran Beberkan Update Negosiasi Damai ke Turki, Soroti Dosa Besar AS-Israel
-
Seskab Teddy Ungkap Isi Pertemuan Empat Mata Prabowo dan Macron
-
Komnas HAM Papua: 4 Kekerasan Menonjol Terjadi di Awal 2026, 14 Korban Meninggal Dunia
-
Murka Elite NasDem ke Tempo Soal Merger Gerindra Dinilai Rendahkan Martabat Surya Paloh
-
Skenario Terburuk IMF, Perang Iran Bikin Pertumbuhan Ekonomi Dunia Anjlok Hingga Level Terendah
-
Mengenal Oghab 44, Benteng Bawah Gunung Iran yang Siap Hancurkan Armada AS di Selat Hormuz
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit