Suara.com - Pekerja Penanganan Sarana dan Prasarana Umum (PPSU) Suku Dinas Kebersihan DKI Jakarta menggelar operasi tangkap tangan (OTT) dalam area Car Free Day (CFD) di kawasan Bundarangan Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, Minggu (6/8/2017).
‘Pasukan Oranye’—sebutan beken PPSU—menyasar warga yang kedapatan membuang sampah di sembarang tempat dalam area CFD.
Kepala Seksi Peneggakan Hukum Dinas Lingkungan Hidup Arif mengatakan, OTT itu dilakukan karena banyak pengunjung CFD sembarangan membuang sampah.
"Ini juga cara kami mengedukasi masyarakat agar tidak lagi sembarangan membuang sampah. Jangan sampai sembarangan membuang sampah menjadi budaya dimasyarakat," kata Arif.
Bagi warga yang tertangkap oleh Pasukan Oranye, akan disanksi denda sebesar Rp100 ribu hingga Rp500 ribu.
Namun, kalau wawrga tak mampu membayar denda, akan dikenakan sanksi berupa pengenaan kalung bertuliskan “membuang sampah sembarangan” dan ditugaskan memungut sampah di lokasi CFD.
"Uang denda yang diterima akan disetorkan ke Bank DKI karena dikategorikan uang retribusi daerah. Masyarakat juga bisa mengawasi orang-orang yang melanggar itu,” tandasnya.
Baca Juga: Sebelum Dibakar Hidup-hidup, Ditemukan Ampli Musala di Tas Zoya
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Imigrasi Bakal Perluas Autogate hingga Perbatasan RI
-
Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah
-
AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah
-
Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol
-
KPK Dalami Asal-Usul Aset Silmy Karim yang Disita dalam Kasus Izin Tinggal WNA
-
GKR Hemas Ajak Generasi Muda Bangun Kepemimpinan Berbasis Nilai Budaya
-
GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri
-
Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA
-
Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri
-
KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim