Suara.com - Dua koper berisi sabu-sabu seberat 60 kilogram disita aparat Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Barat di Apartemen Season City, Tambora, Jakarta Barat.
Kepala Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Barat Ajun Komisaris Besar Suhermanto mengatakan narkoba tak bertuan itu pertama kali ditemukan petugas keamanan Apartemen setelah mencurigai dua koper tergelentak di dekat penitipan barang pada 2 Agustus 2017.
"Karena mencurigakan akhirnya diamankan oleh sekuriti. Setelah itu perugas keamanan menghubungi Polsek Tambora, setelah diperiksa koper tersebut isinya sabu," kata Suhermanto di Mapolda Metro Jaya, Selasa (8/8/2017).
Suhermanto menyampaikan sejauh ini pihaknya belum menemukan pihak yang diduga memiliki sabu seberat 60 kilogram yang disimpan dalam koper.
Guna menelusuri pemilik barang haram tersebut, kata dia, polisi juga telah membawa koper tersebut ke tempat semula selama 3 hari. Namun, usaha itu belum menemui hasilnya.
"Sejauh ini belum kami temukan. Tapi ada indikasi dari data yang kami miliki bahwa sabu itu (target) peredarannya di sekitar Jakarta dan wilayah Kampung Pulo yang kemarin kita lakukan operasi," kata dia.
Terkait penemuan sabu itu, polisi telah memeriksa petugas keamanan hingga pihak pengelola apartemen tersebut. Sejauh ini, tambah Suhermanto, polisi belum bisa menentukan pemilik dari sabu-sabu tersebut.
"Masih kami dalami. Dari saksi-saksi petugas keamanan di sana mereka tidak tahu. CCTV ada, tapi (titik koper) tidak terpantau CCTV di situ," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik