Suara.com - Seorang lelaki bernama Bakir Hasan ditangkap di gelar rekonstruksi kasus penyelundupan sabu 1 ton di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (2/8/2017) siang. Dia membawa senjata.
Polisi menangkap Bakir yang berusia 48 tahun karena ketahuan membawa senjata softgun saat digeledah.
Penggeledahan itu dilakukan, saat polisi mencurigai Bakir ikut merekam rekonstuksi para tersangka kasus penyelundupan narkoba menggunakan telepon seluler.
Kemudian, seorang anggota polisi langsung menggeledah barang bawaan Bakir. Senjata air softgun itu ditemukan petugas saat menggeladah tubuh bagian belakang Bakir. Petugas pun kemudian menanyakan perihal surat kepemilikan senjata tersebut.
"Saya anggota perbakin pak," timpal Hasan.
Lelaki yang mengenakan kemeja garis-garis mengaku menyimpan surat-surat kepemilikan senjata air softgun itu di rumahnya.
"Di rumah pak, nanti saya suruh supir saya ambil. Saya ke sini untuk jemput anak saya," kata Hasan.
Beberapa polisi pun kemudian membawa Hasan ke ke Polres Bandara Soekarno-Hatta untuk menjalani pemeriksaan lanjutan.
Baca Juga: Polisi Rekonstruksi Kasus Sabu 1 Ton di Bandara Soetta
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
Terkini
-
Lawang Sewu dan Sam Poo Kong Siap Memikat Wisatawan di Momen Libur Imlek
-
Tak Terima Jadi Tersangka Kasus Kuota Haji, Gus Yaqut Ajukan Praperadilan
-
Ijazah Jokowi Tanpa Sensor Dibongkar! Bonatua Klaim Identik dengan Dokumen Riset Roy Suryo Cs
-
GMKR Nilai Indonesia Hadapi Krisis Kedaulatan, Oligarki Disebut Rampas Hak Rakyat
-
Heroik! Mahasiswi Jogja Nekat Tabrak Penjambret, Polisi Jamin Korban Tak Dipidana
-
Geledah KPP Madya Banjarmasin dan Kantor PT BKB, KPK Amankan Dokumen Restitusi
-
Kemensos Kucurkan Bansos Senilai Rp 17,5 Triliun Jelang Lebaran 2026: 18 Juta Keluarga Jadi Sasaran
-
Menkes Sindir Orang Kaya Masuk PBI: Masa Gak Bisa Bayar BPJS Kesehatan Rp 42.000?
-
Jakarta Mulai Bersolek Jelang Imlek, Rano Karno: Kami Rumah Berbagai Budaya
-
Kisah Siswi SMK di Garut: Rawat Nenek Lumpuh, Terancam Putus Sekolah karena Dianggap 'Warga Mampu'