Suara.com - Anggota DPR RI dari Partai Golkar Melchias Marcus Mekeng telah selesai menjalani pemeriksaan sebagai saksi untuk tersangka Setya Novanto di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (10/8/2017).
Saat keluar dari gedung KPK, anak buah Novanto tersebut tidak menjelaskan secara detail materi pemeriksaannya hari ini.
Sebab, kata dia, apa yang ditanyakan penyidik sama dengan pertanyaan sebelumnya saat diperiksa untuk saksi kasus e-KTP yang lain.
"Sama saja," kata Mekeng dengan singkat di gedung KPK.
Setelah menyampaikan dua kata tersebut, Mantan Ketua Badan Anggaran DPR itu langsung menerobos barisan wartawan yang ada di depannya.
Dia tidak lagi ingin ditanya, lalu pergi meninggalkan gedung KPK. Dia bahkan lari agar tidak terkejar wartawan hingga masuk ke dalam mobilnya.
Mekeng sudah beberapa kali diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi pengadaan kartu tanda penduduk berbasis eletronik tersebut.
Dia juga sudah dihadirkan sebagai saksi dalam persidangan perkara e-KTP dengan terdakwa Irman dan Sugiharto.
Dalam dakwaan Irman dan Sugiharto, Mekeng disebut menerima uang dari proyek tersebut sebesar Rp1,4 juta dollar AS.
Baca Juga: Politikus PDIP Dilaporkan karena Penelantaran Istri
Selain memeriksa Mekeng, KPK juga memeriksa Ketua Fraksi PKS, Jazuli Juwaini. Namun sampai siang ini, Jazuli diketahui belum memenuhi panggilan KPK.
Nama Jazuli juga muncul dalam surat dakwaan dan tuntutan mantan dua pejabat Kemendagri Irman dan Sugiharto.
Politikus PKS itu disebut menerima uang telah menerima uang proyek e-KTP sebesar USD37 ribu selaku Kapoksi dari proyek senilai Rp5,9 triliun tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia
-
Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan
-
Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi
-
Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa
-
Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno
-
Kecelakaan Beruntun di Tol Becakayu, Toyota Altis Diduga Hilang Kendali dan Tabrak Dua Mobil
-
Megawati Hadiri Bung Karno Festival 2026, Duduk Berdampingan dengan Pramono Anung
-
Sudinhub Jaktim Minta Maaf atas Kegaduhan Penertiban Motor Ojol di Jatinegara
-
Ketika Ketahanan Pangan Dibangun Lewat Pelabuhan, Kawasan Industri, dan Petani
-
Aktivis 98 Kritik Kondisi Ekonomi hingga Ruang Demokrasi, Sebut Reformasi Belum Tuntas