Suara.com - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Agus Rahardjo akan ikut mengawal pemeriksaan terhadap anak buahnya, Novel Baswedan, Senin (14/8/2017).
Novel diperiksa penyidik Polda Metro Jaya di sebuah rumah sakit di Singapura terkait kasus penyiraman air keras terhadapnya.
"Direncanakan Ketua KPK akan ikut menemani Novel (dalam pemeriksaan) di Singapura," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi.
Selain mengawal pemeriksaan, kehadiran pimpinan KPK sekaligus memantau persiapan operasi mata kiri penyidik senior KPK itu. Novel dijawalkan jalani operasi pada pekan ini, tepatnya saat HUT Kemerdekaan RI ke-72, Kamis (17/8/2017).
"Sekaligus akan cek kesiapan pelaksanaan operasi yg direncanakan Kamis,17 Agustus," katanya.
Diketahui, mata kiri Novel rusak akibat siraman air keras yang dilakukan orang tak dikenal usai melaksanakan salat Subuh berjamaah di masjid dekat rumahnya pada 11 April 2017.
Sampai saat ini, mata kirinya belum bisa melihat dengan normal. Sedangkan, mata kanannya sudah mulai pulih, meskipun penglihatannya belum begitu sempurna.
Pemeriksaan perdana Novel ini diharapkan menjadi titik terang terhadap kasus penyerangan yang sudah lewat dari seratus hari, namun pelakunya belum tertangkap.
Polisi sendiri mengaku kesulitan mengungkap pelaku penyiraman air keras ke Novel, setelah hampir empat bulan melakukan pengusutan.
Baca Juga: Tarung Habis-habisan di Austria, Bukti Mental Juara Marc Marquez
Sejumlah saksi telah diperiksa, namun sejauh ini polisi baru 'bisa' menggambar sketsa wajah terduga pelaku.
Tag
Berita Terkait
-
Motif Sakit Hati Anggota BAIS ke Andrie Yunus Diragukan, Hakim: Apa Urusan Prajurit dengan RUU TNI?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
JPU KPK Tegaskan Tak Boleh Ada Intervensi di Sidang Kasus Suap Bea Cukai
-
Sidang Air Keras Andrie Yunus: Pakaian Korban hingga Air Keras Dihadirkan sebagai Bukti
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Studi Ungkap Gunung Berapi yang Tidur Ribuan Tahun Ternyata Bisa Tetap Aktif: Mengapa?
-
Menaker: Sertifikasi Kompetensi Jadi Bukti Formal Penting Bagi Lulusan Magang
-
6 Fakta di Balik Bebasnya Piche Kota Indonesian Idol dari Tahanan Kasus Dugaan Pemerkosaan
-
Wabah Hantavirus di Kapal MV Hondius Memaksa Spanyol Ambil Tindakan Darurat Evakuasi Penumpang
-
Muatan Penumpang Disorot! Bus ALS Maut yang Tewaskan 16 Orang Angkut Tabung Gas hinga Sepeda Motor
-
Tragedi Bus ALS vs Truk Tangki di Sumsel: 16 Jenazah Tiba di RS Bhayangkara, Mayoritas Luka Bakar!
-
Komandan Elite Hizbullah Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel di Beirut Selatan
-
Viral Kuitansi Laundry Gubernur Kaltim Rp20,9 Juta Seminggu: Nyuci Dalaman Aja Seharga Cicilan Motor
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Terancam Hak Angket, DPR: Kepala Daerah Harus Sensitif Isu Publik
-
Motif Sakit Hati Anggota BAIS ke Andrie Yunus Diragukan, Hakim: Apa Urusan Prajurit dengan RUU TNI?