Suara.com - Pesawat Beechcraft Bonanza A36 yang dipiloti Kapten Shaesta Waiz, pilot perempuan pertama Afghanistan berkewarganegaraan Amerika Serikat yang tengah melakukan penerbangan solo keliling dunia, dijadwalkan mendarat di Bali, Selasa (15/8/2017) siang nanti.
Pesawat bernomor registrasi N364ER itu diterbangkan Kapten Shaesta dari Bandar Udara Seletar, Singapura, dan dijadwalkan tiba di Bandara Internasional Ngurah Rai pada pukul 12.35 waktu setempat, demikian informasi yang dihimpun Antara di Denpasar, Senin (14/8/2017) malam.
Menurut informasi tertulis staf Humas Ditjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan RI, saat mendarat di Bali, Kapten Shaesta Waiz akan disambut sejumlah pejabat dari instansi terkait seperti otoritas bandara, Airnav Bali, Pertamina, dan Biomantara.
Setelah mengikuti acara penyambutan, perempuan pilot berusia 29 tahun ini menuju Hotel Discovery Kartika Plaza yang menjadi tempatnya menginap selama tiga hari di pulau dewata yang merupakan destinasi wisata ternama Indonesia itu.
Selama di Bali hingga sebelum melanjutkan rangkaian penerbangan seorang dirinya berkeliling dunia ke Darwin, Ibu Kota Northern Territory, Australia, Kapten Shaesta dijadwalkan memberikan konferensi pers kepada sejumlah wartawan Indonesia, Rabu (16/8/2017).
Dalam konferensi pers tersebut, pejabat Ditjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan RI dan perempuan pilot Indonesia dijadwalkan turut mendampingi Kapten Shaesta Waiz.
Pada hari yang sama, perempuan pilot keturunan Afghanistan ini akan mengikuti rapat dengan unsur otoritas bandara, Angkasa Pura, dan Biomantara Bali guna membahas sejumlah hal penting, seperti rencana penerbangan, kesiapan pesawat, dan kondisi cuaca.
Pada hari Kamis pukul 07.00 waktu Bali, Kapten Shaesta yang melakukan misi penerbangan untuk mengampanyekan pentingnya kaum perempuan di dunia menguasai sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM) serta dunia penerbangan ini bertolak ke Darwin, Australia.
Perempuan pilot lulusan Embry-Riddle Aeronautical University (AS) ini memulai misi penerbangan solonya itu dari Bandara Internasional Daytona Beach pada musim gugur 2016 dan akan berakhir di bandara yang sama.
Baca Juga: Panglima TNI: Ada Ulama yang Dibayar untuk Ubah Pancasila
Total jarak penerbangan yang dilakukan Kapten Shaesta Wais untuk mengelilingi lima benua seorang diri dengan menyinggahi 18 negara selama 90 hari itu mencapai sekitar 25.000u mil laut.
Selain AS, di antara negara-negara yang dia kunjungi adalah Kanada, Portugal, Spanyol, Italia, Yunani, Mesir, Bahrain, Uni Emirat Arab, Oman, India, Sri Lanka, Thailand, Singapura, Bali (Indonesia), Australia, Kaledonia Baru, Samoa Amerika, dan Kiribati.
Adapun kota-kota AS yang dia darati dalam misi penerbangannya itu,antara lain,Columbus, Ohio, Grand Rapids, Michigan, Hilo, Hawaii, El Cajon, California, Phonix, Arizona, Kansas, Cincinnati, Washington D.C., Atlanta, Georgia, dan Mobile, Alabama.
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Jakarta Waspada Ledakan Kasus ISPA, Gubernur Pramono: El Nino Mengancam hingga September!
-
Dukung Iran, Organisasi Houthi Siap Blokir Jalur Minyak Laut Merah
-
Apa Itu OSD HMT ITB? Mengenal Tradisi Musik Mahasiswa Tambang yang Sarat Lirik Mesum
-
Golkar Desak RUU Pemilu Segera Dibahas Jika Ingin Ada Perubahan: Akhir Tahun Tahapan Dimulai!
-
Analis Beberkan Dampak Mengerikan Bagi Asia Jika Iran Tutup Laut Merah
-
Kata Nelayan Ciliwung Soal Ikan Sapu-sapu: Jadi Hama Sekaligus Bahan Baku Cilok
-
Mendadak! Warga China Berbondong Mempelajari Sejarah Iran, Lho Ada apa?
-
Manuver Diam-diam Jepang demi Selat Hormuz, Hubungi Iran Minta Hal Ini
-
Jangan Diam! Siulan dan Chat Mesum Bisa Dipidana, Begini Cara Lapor Kekerasan Seksual Verbal
-
Yasonna Laoly Minta Warga Berani Lapor Pelecehan Seksual, Termasuk yang Verbal