Suara.com - Aparat kepolisian kota Osnabrück, Jerman, dihebohkan dengan pengungkapan kasus 5.000 pil ekstasi siap edar.
Kasus tersebut menjadi kehebohan di kalangan warga karena bentuknya yang sekilas tampak seperti permen, sehingga dikhawatirkan dikonsumsi oleh anak-anak mereka.
Tak hanya itu, seperti dilansir The Washington Post, Selasa (22/8/2017), ribuan pil ekstasi itu juga bernuansa politis. Sebab, pil itu dicetak sehingga berbentuk wajah Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
Pil itu sendiri dikenal di kalangan para pengedar di Jerman sebagai "pil Trump". Sebab, pada pil itu juga tertera tulisan "Trump".
Kasus tersebut terungkap ketika aparat kepolisian menyetop satu mobil merek Peugeot yang diduga memakai nomor kendaraan palsu, Sabtu (19/8) pekan lalu.
Mobil itu dikemudikan seorang laki-laki berusia 51 tahun, bersama seorang remaja pria berusia 17 tahun yang diketahui merupakan anaknya.
"Mereka mengatakan pulang dari wilayah Austria ke Belanda, asal mereka. Tapi, ketika kami geledah, ditemukan 5.000 'pil Trump'," terang juru bicara kepolisian setempat.
Polisi memperkirakan, ribuan pil ekstasi bernilai jual USD12 ribu atau setara Rp650 juta tersebut akan disebar di Jerman.
Baca Juga: Selain 'Bendera Terbalik', Polisi Ini Juga Bikin Geger SEA Games
Berita Terkait
-
Nekat, Trump Lihat Gerhana Matahari Tanpa Kacamata Pelindung
-
Trump dan Keluarga Sering Jalan-jalan, Secret Service Bangkrut
-
Donald Trump Sempat Lihat Gerhana Matahari dengan Mata Telanjang
-
Jam Kerja "Secret Service" Trump Berlebih dan Biayanya Membengkak
-
Peringati Kematian Penerus Hitler, Neo-Nazi Pawai di Jerman
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
Anak Buah Terjaring OTT KPK, Menkeu Purbaya: Kenapa Terpukul? Ini Titik Masuk Perbaikan
-
Operasi Pekat Jaya Sepekan, Polda Metro Jaya Tangkap 105 Pelaku Tawuran, 56 Sajam Disita
-
Telak! Baru 7 Hari Dilantik Menkeu Purbaya, Kepala Kanwil Bea Cukai Sumbagsel Diciduk KPK
-
Prabowo Naikkan Gaji Hakim untuk Cegah Penegak Hukum Korupsi, Eks Ketua KPK: Tak Sesederhana Itu
-
Saat 16 Ormas Sepakat RI Gabung BoP, Israel Masih Terus Serang Palestina
-
Ciduk Kepala Pajak Banjarmasin Lewat OTT, KPK Sita Duit Tunai Lebih dari Rp1 Miliar
-
Buntut Siswa SD di NTT Bunuh Diri, Komisi X DPR Bakal Panggil Mendikdasmen Pekan Depan
-
Abraham Samad Akui Minta Prabowo Agar 57 Eks Pegawai Gagal TWK Abal-abal Kembali ke KPK
-
Kapolres Ngada Ungkap Kematian Bocah 10 Tahun di NTT Bukan Akibat Ingin Dibelikan Buku dan Pena
-
Pramono Optimis Transjabodetabek Rute Soetta Bakal Diserbu: Bayar Rp3.500, Siapa yang Nggak Mau?