Suara.com - Ketika petugas Badan Pajak dan Retribusi Daerah Jakarta mendatangi rumah artis Raffi Ahmad di Green Andara Residence, Jakarta Selatan, Selasa (22/8/2017), terkait kendaraan mewah Raffi yang pajaknya belum dilunasi, anggota polisi lalu lintas mengawal.
"Saya mendampingi badan pajak, kami door to door untuk menyampaikan kepada wajib pajak yang menunggak. Ada beberapa kendaraan (yang pajaknya belum dibayar)," kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Halim Pagarra di Polda Metro Jaya, Rabu (23/8/2017).
BPRD, kata Halim, memberikan penegasan jika pajak kendaraan tersebut tak dibayar hingga tanggal 31 Agustus, akan dilakukan penyitaan.
"Dari badan pajak kalau sampai tanggal 31 ini tidak bayar pajak dan denda akan dilakukan penyitaan," kata dia.
Namun demikian, Halim tak merinci berapa kendaraan mewah Raffi yang pajaknya belum dibayar. Dia hanya mengatakan kendaraan mewah tersebut berada di luar rumah suami Nagita Slavina.
"Kami temukan di luar rumah, ada yang di samping masjid, ada di rumah tetangga," kata dia.
Kendaraan mewah yang diduga belum dibayar pajaknya yaitu dua sepeda motor merek Ducati. Kemudian, Superbike 1198 dan Hypermortad 1100.
Dua kendaraan mewah milik Nagita yang diduga pajaknya bermasalah yakni Toyota Alphard dan Maserati Granturismo.
Tag
Berita Terkait
-
Penerimaan Pajak Tembus Rp 940,31 Triliun di Pertengahan Juni 2026, Naik 23,4%
-
Kabar Gembira! Pajak Film Nasional di Jakarta Dipangkas 50 Persen
-
Tak Kena Pajak Daerah, Bisnis Golf Otto Hasibuan Tuai Pertanyaan
-
Usai Hotel Sultan, Lapangan Golf Ottolima di Senayan Diminta Dievaluasi
-
Wajib NIB bagi Kreator Konten per 18 Juni: Langkah Formalisasi atau Jerat Pajak Baru?
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser
-
Buntut Kasus Sulis, Dishub DKI Janji Siapkan Parkir Khusus Ojol di Mal
-
Penyintas Bencana di Pidie Jaya Ubah Dana Stimulan Jadi Modal Usaha
-
Mulai Besok! Eks Karyawan Hotel Sultan Wajib Lapor ke Posko GBK Demi Kepastian Nasib
-
'Efisiensi Tebang Pilih', Ekonom CELIOS: Dana Transfer Dipangkas Bikin Daerah Mandul!
-
Predator Anak di Cakung DItangkap: Nekat Jebol Atap Rumah Demi Kabur usai Kepergok Warga
-
Wasekjen PBNU: Usulan Perubahan Ketentuan AHWA Berasal dari Syuriyah PWNU Jateng
-
Wamendagri Ribka Tegaskan Hilirisasi Kakao Bukti Nyata Keberhasilan Dana Otsus Papua
-
Kabar Gembira! Pajak Film Nasional di Jakarta Dipangkas 50 Persen
-
Gegara Program Prioritas, Kementerian Ramai-ramai 'Mengemis' Anggaran Tambahan?