Suara.com - Seorang remaja lelaki yang ditahan polisi Arab Saudi karena menari dengan lagu "Macarena" di persimpangan lalu lintas, akhirnya dibebaskan.
Anak lelaki berusia 14 tahun itu direkam saat menari dengan diiringi lagu yang populer pada tahun 1990-an. Dia menari di depan lima baris mobil yang berhenti di lampu lalu lintas. Aksinya terekam dalam sebuah video yang banyak dibagikan di media sosial.
Polisi telah mengatakan bahwa remaja itu, yang namanya dan kebangsaannya tidak diumumkan, diperiksa karena telah menunjukkan perilaku tidak menyenangkan di depan publik dan mengganggu kelancaran lalu lintas.
Sebuah pernyataan kementerian dalam negeri mengatakan bahwa anak lelaki tersebut telah dibebaskan tanpa dikenai dakwaan, setelah dia dan wali sahnya dipanggil untuk diinterogasi.
"Mereka menandatangani sebuah perjanjian tertulis bahwa remaja tersebut tidak akan melakukan perilaku yang bisa membahayakan nyawanya dan kehidupan orang lain lagi," katanya.
"Pemberitahuan tersebut semata-mata dimaksudkan untuk memperingatkan remaja lelaki itu tentang konsekuensi potensial atas keselamatannya sendiri, dan juga untuk melindungi keselamatan pengendara dan pejalan kaki secara keseluruhan," pungkas dia. [Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Gus Ipul Serukan Gerakan Peduli Tetangga, Perkuat Data Lindungi Warga Rentan
-
Sudah Tiba di Jakarta, PM Australia Segera Bertemu Prabowo di Istana
-
Gus Ipul dan Kepala Daerah Komitmen Buka 8 Sekolah Rakyat Baru
-
RS Tolak Pasien karena JKN Nonaktif, Mensos Gus Ipul: Mestinya Disanksi BPJS, Tutup Rumah Sakitnya
-
Mensos Gus Ipul: RS Tak Boleh Tolak Pasien BPJS Penerima Bantuan Iuran
-
Wamendagri Wiyagus Lepas Praja IPDN Gelombang II, Percepat Pemulihan Pascabencana Aceh Tamiang
-
Kasatgas PRR Ingatkan Pemda yang Lambat Kirim Data Penerima Bantuan Bencana
-
Satgas PRR Resmikan Huntara di Tapanuli Selatan dan Tujuh Kabupaten Lain Secara Serempak
-
Kasus Tragis Anak di Ngada NTT, Pakar Sebut Kegagalan Sistem Deteksi Dini dan Layanan Sosial
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!