Suara.com - Sebuah pesawat Qatar Airways berpenumpang 240 orang dengan tujuan Indonesia pada Sabtu terpaksa mendarat di kota India selatan, Hyderabad, setelah salah satu awaknya pingsan dalam perjalanan di udara, kata seorang petugas pengendali penerbangan.
"Pesawat milik Qatar Airways (dengan nomor penerbangan QR 964) yang membawa 240 penumpang itu lepas landas dari ibu kota negara Qatar, Doha, untuk terbang menuju pulau Bali di Indonesia dan sedang berada di udara ketika awak pesawat tiba-tiba jatuh sakit dan pingsan dalam penerbangan," kata pejabat itu.
"Pilot pesawat langsung menghubungi pemandu lalu lintas udara di bandara Hyderabad dan mendapat izin mendarat. Begitu pesawat mendarat, awak (yang sakit) langsung dibawa ke klinik medis bandara dan kemudian ke sebuah rumah sakit swasta," kata sang petugas.
Laporan-laporan media mengutip sejumlah dokter di rumah sakit tersebut, yang mengatakan bahwa kondisi awak pesawat itu dalam keadaan stabil.
"Awak pesawat tersebut dibawa ke rumah sakit dan ada di ruang perawatan intensif, tapi tidak berada dalam keadaan bahaya," kata seorang dokter.
Penerbangan kemudian diteruskan menuju Bali dari bandara Hyderabad, kata petugas penerbangan. "Direktorat Jenderal Penerbangan Sipil akan segera diberi informasi soal pengalihan penerbangan yang tidak dijadwalkan itu," tambahnya. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Rizieq Tak Bisa Pulang karena Cuma Punya Tiket Pesawat Qatar
-
Kemenhub Tak Cabut Lisensi Penerbangan Maskapai Qatar Airways
-
Pemerintah Pastikan WNI Jamaah Umroh Qatar Airways Tak Terlantar
-
Jemaah Haji Indonesia Terkena Imbas Krisis Diplomatik Qatar
-
Penerbangan Komersial Terlama dan Terpanjang di Dunia Mendarat
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Bantah Cuma Galak ke Ojol, Dishub DKI: Mobil Pribadi Parkir Liar Banyak Kami Derek!
-
Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser
-
Buntut Kasus Sulis, Dishub DKI Janji Siapkan Parkir Khusus Ojol di Mal
-
Penyintas Bencana di Pidie Jaya Ubah Dana Stimulan Jadi Modal Usaha
-
Mulai Besok! Eks Karyawan Hotel Sultan Wajib Lapor ke Posko GBK Demi Kepastian Nasib
-
'Efisiensi Tebang Pilih', Ekonom CELIOS: Dana Transfer Dipangkas Bikin Daerah Mandul!
-
Predator Anak di Cakung DItangkap: Nekat Jebol Atap Rumah Demi Kabur usai Kepergok Warga
-
Wasekjen PBNU: Usulan Perubahan Ketentuan AHWA Berasal dari Syuriyah PWNU Jateng
-
Wamendagri Ribka Tegaskan Hilirisasi Kakao Bukti Nyata Keberhasilan Dana Otsus Papua
-
Kabar Gembira! Pajak Film Nasional di Jakarta Dipangkas 50 Persen