Suara.com - Partai Golkar desak pihak Kepolisian mengusut tuntas semua jaringan penyebar informasi hoax dan SARA melalui internet, khususnya para oknum yang terlibat dalam jaringan Saracen.
"Sikap dan pandangan Partai Golkar bahwa siapapun dia, bukan hanya Saracen, yang nyata-nyata mengambil langkah dan langkah yang diambil itu merusak persatuan dan kesatuan bangsa, yang menimbulkan perpecahan bangsa, maka itu harus ditindak secara tegas," kata Sekjen Partai Golkar, Idrus Marham di Hotel Sultan, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Minggu (27/8/2017).
Kata Idrus, kepolisian harus segera ambil langkah konkrit untuk menindak semua oknum yang dengan sengaja menyebar informasi hoax dan SARA karena jika dibiarkan, akan sangat berbahaya bagi persatuan bangsa Indonesia.
Idrus meyakini bukan cuma Saracen yang melakukan penyebaran informasi hoax dan SARA. Tapi masih banyak yang melakukannya, tapi belum diketahui oleh pihak kepolisian. Ia berharap kasus ini ditangani secara serius.
"Partai Golkar mendesak kepada pihak kepolisian untuk segera mengambil langkah-langkah konkret dalam rangka untuk menuntaskan masalah Saracen itu dan kasus-kasus lainnya. Karena tentu bukan hanya itu," tegas Idrus.
Berita Terkait
-
Sinyal Bahaya? Legislator Golkar Soroti Tekanan Struktural di Balik Melebarnya Defisit APBN 2025
-
Prabowo Kantongi Data Intelijen Soal Pengamat, Idrus Marham: Kritik Harus Rasional dan Obyektif
-
Ingatkan Pemerintah Jangan Terburu-buru Naikkan Harga BBM, DPR: Harus Jadi Opsi Paling Akhir
-
Hadir di Acara Golkar, Pramono Anung Merasa Di Rumah Sendiri
-
Golkar 'Sentil' Bupati Fadia: Fokus Proses Hukum di KPK, Tak Perlu Alasan Tak Paham Birokrasi
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah
-
Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis
-
Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!
-
Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran
-
Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris
-
Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah
-
Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya
-
Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?
-
Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba