Suara.com - Pengacara Eggy Sudjana, Razman Nasution meminta kepada pihak kepolisian agar menelusuri unsur bisnis pada jaringan penyebar informasi hoax dan isu Suku, Agama, Ras dan Antar golongan, Saracen. Sebab, ia menilai ada indikasi pada jaringan tersebut mengandung unsur bisnis.
"Kita juga minta polisi, kalau memang ada unsur bisnisnya, gimana ada 800 ribu peserta, berapa keuntungan, mana pesanannya, jangan buru-buru sebut nama orang," kata Razman di Bareskrim Mabes Polri, Gedung Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jakarta Pusat, Senin (28/8/2017).
Kata dia, tidak akan sulit bagi polisi untuk mendalami unsur bisnis yang terkait dengan jaringan Saracen. Tinggal dikonfirmasi kepada orang-orang yang sudah ditangkap.
"Yang pasti saya meyakini ini unsur bisni, polisi pasti mendalami. Orang sudah ditangkap, tinggal dikembangkan saja," ujar Razman.
Seperti diketahui, siang tadi Razman melaporkan tiga orang yang diduga dengan sengaja mencatut nama Eggy dalam struktur kepengurusan Saracen. Tiga orang tersebut yaitu Jasriadi, Dedi Mawardi dan Sunny Tanuwidjaja.
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Amerika Serikat Klaim Gencatan Senjata Lebanon-Israel Dapat Diperpanjang
-
Diduga Akibat Korsleting Listrik, Satu Keluarga Tewas Akibat Kebakaran di Tanjung Duren Jakbar
-
Pihak Andrie Yunus Pastikan Absen Sidang Perdana di Pengadilan Militer 29 April, Ini Alasan Kontras
-
Setelah AS, Giliran Jerman Mau Ikut Campur di Selat Hormuz
-
Wamenkes Dante Blak-blakan: AI Percepat Diagnosis Penyakit, Tapi RI Masih Bergantung Impor
-
Heboh Mahasiswi ITB Jadi Korban Foto AI Telanjang, Wamenkomdigi Ingatkan soal Etika
-
Ancaman Taktik Adu Domba Trump di Balik Pengumuman Genjatan Senjata di Lebanon
-
Pramono Turun ke Kali, Ikut Angkat Ikan Sapu-Sapu yang Kuasai Perairan Jakarta
-
Berkas Andrie Yunus Dilimpahkan ke Peradilan Militer, Anggota DPR: Ujian Besar Supremasi Hukum
-
Hobi Comot Kader Parpol Lain, PSI Dinilai Gagal Bangun Kader Sendiri