Suara.com - Jaksa Agung Israel Avichai Mandleblit memastikan bakal menuntut Sara Netanyahu, istri Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, karena diduga menggunakan uang negara untuk membeli makanan serta barang mewah.
Avichai, seperti diberitakan Channel 2, menduga Sara membeli barang pribadi senilai USD 115.000 memakai dana masyarakat. Demikian isi satu laporan yang dipublikasikan pada Kamis (7/9/2017).
Sara sendiri sudah dipanggil kejaksaan untuk rapat dengar pendapat. Setelahnya, Avichai mengumumkan status Sara sebagai tedakwa pada Jumat (8/9) waktu setempat.
Dalam laporan yang dipublikasikan kejaksaan, Sara telah diperiksa setelah dicurigai memesan makanan dan furnitur taman yang pembayarannya dibebankan pada negara.
Padahal, makanan dan furnitur itu untuk keperluan vila pribadi keluarga Sara di Caesarea, kota kalangan kaya di Israel tengah.
Selain itu, Sara juga diperiksa karena diduga menggunakan perawat negara yang ditempatkan di rumah dinas perdana menteri, untuk merawat orangtuanya.
Untuk diketahui, sang suami, PM Benjamin juga tengah mengadapi dua penyelidikan pidana karena diduga melakukan korupsi dan menerima uang suap.
Baca Juga: Sodomi Putri Kandung saat Umrah, Ayah Dihukum 48 Tahun Penjara
Berita Terkait
-
Israel Jual Senjata dan Latih Militer Myanmar yang Buru Rohingya
-
Pengungsi Palestina Ditembak Tentara Israel dari Jarak Dekat
-
Sama-Sama Rayakan Kurban, Presiden Israel-Palestina Ucap Selamat
-
Israel Tutup Stasiun Radio dan Tangkap Grup Band Pernikahan
-
Mosaik Langka Berusia 1.500 Tahun Ditemukan di Kota Tua Yerusalem
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat