Suara.com - Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia Jasra Putra menyayangkan sikap pimpinan Rumah Sakit Mitra Keluarga, Kalideres, Jakarta Barat, yang tidak mau memenuhi undangan KPAI, hari ini. Sejatinya, tujuan pertemuan kali ini untuk mendalami penyebab kematian Tiara Debora Simanjorang (4 bulan) yang diduga karena tak dilayani secara optimal gara-gara tak cepat membayar uang muka.
"Entah alasannya apa, kami yakin sebuah rumah sakit besar jumlahnya ada 18, tidak mungkin tidak punya tim yang bisa menjelaskan kepada KPAI sesungguhnya apa yang terjadi sehingga D meninggal," kata Jasra Putra dalam konferensi pers di kantor KPAI, Jalan Teuku Umar, Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat.
Jasra Putra menilai pimpinan RS Mitra Keluarga tidak sensitif terhadap persoalan bayi Debora.
"Buktinya dia tidak datang," kata dia.
Jasra Putra menekankan KPAI akan mengadakan rapat untuk membahas rekomendasi pencabutan izin RS Mitra Keluarga jika dalam tiga kali panggilan tidak datang.
Kementerian Kesehatan memerintahkan Dinas Kesehatan DKI Jakarta memberikan sanksi kepada RS Mitra Keluarga.
Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat Kemenkes Oscar Primadi mengatakan terdapat satu kesalahan yang dilakukan yaitu rumah sakit meminta pembayaran kepada pasien, padahal pasien merupakan peserta BPJS Kesehatan.
"Ketika pasien membayarkan rumah sakit tetap menerima. Kebijakan internal rumah sakit belum berjalan dengan baik dengan adanya uang muka tadi. Itu tidak sejalan dengan peraturan berlaku khususnya yang berhubungan dengan kewajiban rumah sakit. Kebijakan rumah sakit belum secara utuh diketahui oleh petugas," ujar dia.
Dinas Kesehatan Provinsi DKI diminta memberikan sanksi administratif.
Rumah sakit tersebut diminta untuk memperbaiki layanan dan menjadikan kasus Debora sebagai pelajaran.
"Mudah-mudahan kasus ini menjadi pelajaran untuk kita bersama," kata dia. (Maidian Reviani)
Tag
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Diversifikasi Kearifan Lokal Desa Citengah dalam Pengembangan Desain Batik
-
Bisakah Sea Farming Berbasis Adat Menyelamatkan Ekonomi Nelayan Pesisir?
-
Indonesia Hadapi Tiga Krisis Lingkungan: Apa Dampaknya dan Apa yang Bisa Dilakukan?
-
Cerita Rocky Gerung Bantu Prabowo 'Serang Balik' Jokowi lewat Buku Francis Fukuyama
-
PDIP Soroti Prajurit TNI di Bawah Kendali BOP: Beresiko Tinggi Secara Politik Maupun Militer
-
Bamsoet Kenalkan Buku Prabowo: Politik Akal Sehat Tanpa Panggung, Ungkap Sikap Ekonomi-Politik
-
Gerindra Imbau Para Pengusaha dan Taipan Bertaubat: Umur Gak Ada yang Tahu
-
Bukan Sekadar Hujan Biasa! Ini Alasan Ilmiah BMKG Prediksi Curah Hujan Ekstrem Pekan Depan
-
Dialog dengan Wakil Presiden RI dan Kementerian Pariwisata, InJourney Paparkan Usulan Strategis
-
Bamsoet Sebut Prabowo Ogah Punya Lawan, Singgung Tom Lembong dan Hasto Kristiyanto