Suara.com - Badan Intelijen Pusat Amerika Serikat (CIA) berencana memublikasikan sejumlah bukti terkait penyergapan dan kematian gembong teroris Al Qaeda, Osama bin Laden.
Namun, seperti dilansir Toronto Sun, Rabu (13/9/2017), CIA berkukuh menolak melansir koleksi video porno milik Osama.
Koleksi video porno Osama itu disita CIA setelah tim SEAL menyergap dan membunuh Osama di tempat persembunyiannya, Abbottabad, Pakistan, tahun 2011.
"Ada sejumlah koleksi video pornografi Osama yang kami sita. Itu benar. Tapi kami tak bisa memublikasikannya terkait hak cipta materi tersebut," kata Direktur CIA Mike Pompeo ketika diwawancarai Fox News.
Pernyataan Pompeo membuat warga AS yang menuntut CIA mengikuti aturan kebebasan mendapat informasi kecewa. Sebab, banyak pihak sudah meminta CIA mengumbar koleksi film video itu kepada publik.
Ketika tim SEAL AS menyerbu persembunyian Osama, mereka mengklaim mendapatkan koleksi video porno teroris tersebut yang terekekam dalam piringan digital modern.
Selain koleksi video porno, CIA juga menyita daftar nomor telepon, 100 disket dan iranti keras penyimpan data, beserta banyak dokumen.
Baca Juga: Gerindra Pertanyakan Usulan Perpanjang Pansus KPK
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
Terkini
-
Tolak SPPG di Dalam Kampus, UMY Usul Fokus Jadi Mitra Kajian Program MBG
-
'Kode Merah' di Balik Room VIP: Bareskrim Bongkar Modus Narkoba di B-Fashion dan The Seven Jakbar
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Israel Jadi Negara Paling Tidak Disukai di Dunia Menurut Survei Global 2026
-
Sadis! Hanya Demi Motor, Pemuda di Karawang Nekat Habisi Nyawa Adik Kelas di Bantaran Citarum
-
Mahfud MD Ungkap Isi Obrolan dengan Jokowi di Kondangan Soimah: Gak Ada Bahas Politik
-
Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan ke MK: Soroti Ancaman Denda Rp500 Juta dan Kontrol Global
-
Siswa SMK Karawang Terancam Hukuman Mati Usai Rencanakan Pembunuhan Adik Kelas
-
Polda Metro Jaya Kini Dijabat Jenderal Bintang 3, Asep Edi Suheri Naik Pangkat Jadi Komjen
-
Bos PT Cordelia Bara Utama Ditetapkan Tersangka Kasus Tambang Ilegal Samin Tan!