Suara.com - Satu terduga teroris berinisial M, dibekuk aparat kepolisian di area Bandar Udara Cakrabhuana, Cirebon, Jawa Barat.
Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat Inspektur Jenderal Agung Budi Maryoto mengungkapkan M ditangkap menjelang kedatangan Presiden Joko Widodo di Cirebon, yakni Senin (18/9/2017).
“Terduga M ditangkap Senin sekitar pukul 14.30 WIB. Dia warga Desa Burujul Wetan, Kecamatan Jatiwangi, Kabupaten Majalengka, ditangkap di dekat Bandara Cakrabhuana,” terang Agung.
Ia mengatakan, polisi menemukan airsoft gun, sangkur, dan sejumlah dokumen tentang ideologi radikalisme setelah menggeledah terduga M.
Agung menuturkan, penangkapan M berkat pengaduan masyarakat yang mengakui melihat laki-laki mencurigakan memakai ransel di belakang bandara jelang kedatangan Jokowi.
Jokowi sendiri tiba di bandara tersebut sekitar dua jam setelah M dibekuk, untuk menghadiri penutupan Festival Keraton Nusantara.
Namun, Agung tak bisa memastikan keberadaan terduga teroris M di bandara itu menyasar sang presiden.
“Kami masih melakukan pemeriksaan intensif oleh tim reserse dan Densus 88,” tandasnya.
Baca Juga: Kiamat Bakal Terjadi 5 Hari Lagi, 23 September 2017?
Berita Terkait
-
Pakar: Teroris di Indonesia Bersumber dari Filipina
-
Menginap Murah dan Nyaman saat Liburan di Cirebon? Ke Sini Saja!
-
Serang Perempuan Prancis Pakai Palu, Pelaku Teriak Allahu Akbar
-
Dipublikasikan, Inilah Suara Terakhir Korban-Korban WTC 11/9
-
Ejek Napi Lain sebagai Togut, Teroris Ditusuk di Lapas Pamekasan
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat