Suara.com - Macet karena volume kendaraan bermotor timbul di depan Stasiun Cawang, Jakarta Selatan. Namun hal tak normal terjadi, pengendara motor di sana membentak pejalan kaki yang berjalan di trotoar.
Kejadian itu abadikan oleh kelompok masyarakat sipil, Koalisi Pejalan Kaki lewat akun Instagramnya. Video itu diunggah, Jumat (22/9/2017) pagi.
“Pejalan Kaki diomelin Pemotor di Trotoar depan stasiun cawing,” begitu judul unggahan video itu.
Dalam video itu, seorang berpakaian serba hitam mengendarai motor jenis bebek hitam meminta pejalan kaki di trotoar minggir. Tidak jalan apa yang dia katakana karena suara video bising.
Pemotor yang naik trotoar itu pun melaju motornya dengan kencang dan sesekali berhenti. Pejalan kaki yang kebanyakan perempuan menghindari motor itu.
Sebenarnya bukan hanya pemotor yang terlihat meminta pejalan kaki minggir naik ke trotoar, banyak pemotor lain.
Video itu mendapat tanggapan dari pengikut akun @koalisipejalankaki.
@Achmadshidayat: Otak dangkal
@ndirabbaniTiap: pengendara pelanggar trotoar ditarik dan gak dibalikin kendaraannya. Ini baru warbyazah
Baca Juga: Perbaikan Trotoar Sudirman-Thamrin, 3 Ribu Pohon akan Dipindahkan
@mauzyalfath93: Ya Tuhan,berilah hamba mukjizat untuk nampol itu pengendara motor secara online
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?
-
Gubernur Khofifah Apresiasi, Pemprov Jatim Borong 3 Penghargaan UB Halal Metric Award 2026
-
Ketum TP PKK Ajak Warga Sulsel Tingkatkan Imunisasi Anak Demi Generasi Sehat
-
Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Mendagri Tito Bersama Menteri PKP Tinjau Program BSPS di Balikpapan
-
Kemnaker Siapkan Tenaga Kerja Terampil untuk Dukung Pertumbuhan Pasar EV dan Green Jobs
-
Ironi Distribusi Air Jakarta: Apartemen Dimanjakan, Warga Kampung Pakai Pipa Usia Setengah Abad!
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Kritik Pelibatan TNI dalam Pembekalan LPDP, TB Hasanuddin: Perlu Dikaji, Tak Sesuai Tupoksi!
-
BPJS Kesehatan dan BPKP Perkuat Tata Kelola Jaga Keberlanjutan JKN
-
Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto