Suara.com - Pebalap Repsol Honda, Dani Pedrosa mengaku tidak terkesan dengan aksi yang dilakukan Valentino Rossi di GP Aragon. Dalam balapan yang berlangsung Minggu (24/9/2017), Rossi melakukan aksi berbahaya dengan menggeber kecepatan motor hingga 300 km/jam saat mencoba mempertahankan posisinya yang terancam oleh Pedrosa.
Namun upaya Rossi mempertahankan posisinya di delapan lap tersisa itu gagal. Pedrosa berhasil melewatinya dan finis di posisi dua.
"Valentino (Rossi) bermanuver cukup aneh di sisi kiri trek lurus dengan kecepatan 300 km/jam, dan itu sedikit berbahaya," kata Pedrosa.
"Itu tidak bagus, tapi untungnya saya mampu mengambilalih posisinya dan bisa meneruskan balapan hingga naik podium," sambungnya.
Seperti diketahui, beberapa pekan sebelumnya Rossi mengalami patah kaki. Meski kondisinya belum fit 100 persen, juara dunia tujuh kali itu mampu finis di posisi lima.
Balapan GP Aragon sendiri dimenangkan oleh Marc Marquez, yang unggul lima detik dari Rossi. (Scoresway)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Promo THR Alfamart Maret 2026: Sirup Marjan dan Biskuit Lebaran Diskon Gila-gilaan, Mulai 6 Ribuan
- 5 Mobil Bekas untuk Jangka Panjang: Awet, Irit, Pajak Ringan, dan Ramah Kantong
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
Terkini
-
Video Penyerangan Petasan ke Toko Tramadol Viral, Polisi Gerebek Kios dan Sita Ratusan Pil
-
Dari Tenda ke Kelas Darurat, 6 RKD Kini Hadir untuk Pulihkan Pembelajaran di Pidie Jaya Aceh
-
Indonesia Masuk 2 Besar Negara Kasus Campak Tertinggi di Dunia, Ternyata Ini Penyebabnya!
-
Kala Balai Kota Jakarta Jadi Tempat Berburu Sembako Murah Tanpa Dompet dan Wadah Berbagi
-
Mahfud MD Paparkan Solusi Atasi Kekosongan Kepala Daerah, Pemilu Sela hingga Perpanjangan Jabatan?
-
Rem Blong Picu Kecelakaan Beruntun 7 Kendaraan di Tol JORR, Dua Orang Luka
-
Update Perang Pakistan vs Afghanistan: BBM Langka, 160 Ribu Warga Terancam Kelaparan
-
Baru Bebas, Amnesty International Kecam Penangkapan Ulang Komar Terkait Tuduhan Penghasutan
-
Kapal Tangker Bermuatan Avtur Alami Kendala di Perairan Pantai Glagah, Distribusi Dipastikan Aman
-
Tampang Insinyur India Diduga Agen Mossad, Bocorkan Lokasi Strategis Negara Sekutu AS