Suara.com - Empat satuan setingkat kompi dari Brimob Kepolisian Daerah Kalimantan Timur kembali berangkat ke Jakarta untuk memperkuat pengamanan di Ibu Kota Negara.
Pelepasan pasukan Brimob itu berlangsung di halaman Terminal Kargo Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Balikpapan, Selasa (26/9/2017), dengan inspektur upacara Komandan Satuan Brimob Polda Kaltim Kombes Mulyadi.
Mereka terdiri dari dua SSK (satuan setingkat kompi) gabungan dari Batalyon A Pelopor dan Staf Mako, satu SSK dari Batalyon B Pelopor, dan satu SSK dari Batalyon C Pelopor.
Pasukan yang dikirim ke Jakarta berkualifikasi antihuru-hara dan anti anarkis, dengan dipimpin Kaden Penugasan Kompol Indra Wahyu Majid yang merupakan Komandan Batalyon A Pelopor Brimob Polda Kaltim.
"Pasukan ini diberangkatkan guna memperkuat pengamanan Hari Tani Indonesia di Jakarta pada 29 September 2017," kata Kombes Pol Mulyadi dalam keterangan yang disampaikan Humas Satbrimob Polda Kaltim, dikutip dari Antara.
Dalam arahannya, Mulyadi berharap seluruh personel dapat mempertahankan bahkan meningkatkan nama baik Polda Kaltim melalui pelaksanaan tugas dengan penuh disiplin dan dedikasi yang baik.
"Penugasan sebelumnya dinilai berhasil dalam melaksanakan pengamanan dan pelayanan terhadap aksi unjuk rasa di ibu kota beberapa waktu lalu. Tolong jaga kehormatan kita semua," katanya.
Ia menambahkan Satuan Brimob Polda Kaltim bersyukur dan merasa terhormat bisa kembali memberangkatkan pasukannya guna menambah kekuatan personel Polda Metro Jaya.
Apalagi, Satbrimob Polda Kaltim termasuk Satbrimob yang dapat mengirim pasukannya dalam jumlah besar dibanding Satbrimob lainnya.
"Soal kapan mereka akan kembali lagi ke kesatuan, itu tergantung dari situasi nantinya," katanya.
Berita Terkait
-
Pameran Foto "Perisai Tunas" Soroti Perlindungan Anak di Ruang Digital
-
Melalui QRIS Terintegrasi, OttoDigital Tingkatkan Efisiensi Merchant di Jakarta Fair
-
Lima Hari Baru Bersih, 55,7 Ton Sampah Diangkut dari Kali Gendong Muara Baru
-
Skandal Proyek Fiktif Rp16 Miliar: Kejati DKI Kembali Seret Dua Pegawai Kementerian PU ke Tahanan
-
Jakarta Fair 2026 Bidik Transaksi Tembus Rp8 Triliun
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT