Ketua Harian DPP Partai Golkar Nurdin Halid [suara.com/Ummi Hadyah Saleh]
Ketua Harian DPP Partai Golkar Nurdin Halid mengatakan tak ada hubungan gugatan praperadilan Setya Novanto kepada KPK dengan kepentingan Partai Golkar. Nurdin mengatakan apapun yang diputuskan hakim tunggal Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Cepi Iskandar, sore ini, tak akan mempengaruhi organisasi.
"Praperadilan itu urusan pribadi Pak Setya Novanto tidak boleh dicampurbaurkan pada urusan Partai Golkar," kata Nurdin di Hotel Peninsula, Slipi, Jakarta Barat, Jumat (29/9/2017).
Saat ini, Partai Golkar sedang fokus melakukan evaluasi internal menyusul merosotnya tingkat elektabilitas partai. Penurunan tersebut tidak terlepas dari dinamika yang terjadi belakangan.
Nurdin mengatakan penurunan elektabilitas harus ditangani agar jangan sampai membuat partai berlambang pohon beringin kehilangan pemilih.
"Karena waktu kita untuk bekerja tidak lama lagi. Tidak cukup lagi. Dua tahun jangan dihitung tanggal 17 April, tapi lihat tahapannya," ujar Nurdin.
Nurdin mengatakan pada tanggal 3 Oktober, Golkar resmi menjadi peserta pemilu 2019.
"Sehingga kinerja partai ini harus dilakukan dengan akselerasi yang tinggi. Itulah kemudian apapun hasil praperadilan, ditolak atau diterima tidak urusan dengan DPP. Urusan kita adalah evaluasi terhadap kinerja partai untuk menang," kata Nurdin.
Novanto mengajukan praperadilan setelah KPK menetapkan dia menjadi tersangka kasus dugaan korupsi proyek kartu tanda penduduk berbasis elektronik.
"Praperadilan itu urusan pribadi Pak Setya Novanto tidak boleh dicampurbaurkan pada urusan Partai Golkar," kata Nurdin di Hotel Peninsula, Slipi, Jakarta Barat, Jumat (29/9/2017).
Saat ini, Partai Golkar sedang fokus melakukan evaluasi internal menyusul merosotnya tingkat elektabilitas partai. Penurunan tersebut tidak terlepas dari dinamika yang terjadi belakangan.
Nurdin mengatakan penurunan elektabilitas harus ditangani agar jangan sampai membuat partai berlambang pohon beringin kehilangan pemilih.
"Karena waktu kita untuk bekerja tidak lama lagi. Tidak cukup lagi. Dua tahun jangan dihitung tanggal 17 April, tapi lihat tahapannya," ujar Nurdin.
Nurdin mengatakan pada tanggal 3 Oktober, Golkar resmi menjadi peserta pemilu 2019.
"Sehingga kinerja partai ini harus dilakukan dengan akselerasi yang tinggi. Itulah kemudian apapun hasil praperadilan, ditolak atau diterima tidak urusan dengan DPP. Urusan kita adalah evaluasi terhadap kinerja partai untuk menang," kata Nurdin.
Novanto mengajukan praperadilan setelah KPK menetapkan dia menjadi tersangka kasus dugaan korupsi proyek kartu tanda penduduk berbasis elektronik.
Tag
Komentar
Berita Terkait
-
HUT Fraksi Golkar, Sarmuji Kenang Jasa Setya Novanto: Saya Banyak Belajar Menghadapi Tekanan
-
Mengintip Rumah Setya Novanto di Kupang yang Dilelang KPK, Harganya Miliaran!
-
Pembebasan Bersyarat Setya Novanto Digugat! Cacat Hukum? Ini Kata Penggugat
-
Setnov Bebas Bersyarat, Arukki dan LP3HI Ajukan Gugatan ke PTUN Jakarta: Kecewa!
-
Terpopuler: Anak Setya Novanto Menikah, Gaji Pensiunan PNS Bakal Naik Oktober 2025?
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Peneliti Ungkap Hubungan Penyusutan Danau Turkana dengan Aktivitas Gempa Bumi
-
JPPI Kritik Keras SE Mendikdasmen, Guru Honorer Terancam Tersingkir dari Sekolah Negeri
-
Jadi Peternak Kambing tapi Berizin Direktur, WNA Myanmar Terancam Deportasi dari Yogyakarta
-
8 Fakta Kecelakaan Maut Bus ALS vs Truk BBM di Muratara, 16 Orang Tewas Terbakar
-
6 Fakta Kebakaran Rumah di Tanjung Barat yang Tewaskan Anggota BPK Haerul Saleh
-
Dapat Salam dari Gus Yaqut yang Ditahan KPK, Begini Respons Mensos Gus Ipul
-
DPR Dukung Usulan Blacklist Pelaku Politik Uang di Revisi UU Pemilu
-
Viral! Akun Ini 'Ramal' Kemunculan Hantavirus di 2026 pada Juni 2022, Kok Bisa?
-
Persija Mengungsi ke Samarinda saat Lawan Persib, Milad GRIB Jaya di Senayan Dihadiri 20 Ribu Orang
-
Jaga Wilayah Kelola Adat, UNDP Gandeng GEF-SGP Buka Proposal Hibah ICCA-GSI Phase 2