Anggota DPR dari Fraksi Golkar Roem Kono [suara.com/Dian Rosmala]
Anggota DPR dari Fraksi Golkar Roem Kono mengatakan hingga saat ini belum mengetahui apakah Setya Novanto sudah keluar atau belum dari Rumah Sakit Premier, Jatinegara, Jakarta Timur.
"Saya tidak tahu karena saya keluar jam 08.00 malam dari situ (rumah sakit)," kata Roem di DPR, Jakarta, Selasa (3/10/2017).
Roem kemudian menceritakan kesan ketika menjenguk Novanto, kemarin. Roem mengatakan Novanto memang kelihatan sudah tidak betah berlama-lama berada di rumah sakit.
"Kemarin sore saya datang dan menengok beliau masih sakit dan kelihatannya sudah tidak betah di rumah sakit. Tapi kan masih dalam pemeriksaan dokter," ujar Roem.
Roem menjenguk Novanto di rumah sakit hingga malam. Semalam, dia tidak melihat tanda-tanda Novanto segera dibawa pulang.
"Tapi tadi malam masih belum ada persiapan pulang. Tapi bisa saja malam tadi atau pagi ini (Novanto pulang). Mungkin berobat jalan," kata Roem.
Beberapa waktu yang lalu, petugas Rumah Sakit Premier mengatakan Novanto sudah dibawa keluar dari rumah sakit sejak semalam, sekitar pukul 20.00 WIB.
Jumat pekan lalu, Novanto memenangkan gugatan praperadilan atas penetapan status tersangka kasus dugaan korupsi e-KTP. Dengan demikian, status tersangka yang ditetapkan KPK gugur.
"Saya tidak tahu karena saya keluar jam 08.00 malam dari situ (rumah sakit)," kata Roem di DPR, Jakarta, Selasa (3/10/2017).
Roem kemudian menceritakan kesan ketika menjenguk Novanto, kemarin. Roem mengatakan Novanto memang kelihatan sudah tidak betah berlama-lama berada di rumah sakit.
"Kemarin sore saya datang dan menengok beliau masih sakit dan kelihatannya sudah tidak betah di rumah sakit. Tapi kan masih dalam pemeriksaan dokter," ujar Roem.
Roem menjenguk Novanto di rumah sakit hingga malam. Semalam, dia tidak melihat tanda-tanda Novanto segera dibawa pulang.
"Tapi tadi malam masih belum ada persiapan pulang. Tapi bisa saja malam tadi atau pagi ini (Novanto pulang). Mungkin berobat jalan," kata Roem.
Beberapa waktu yang lalu, petugas Rumah Sakit Premier mengatakan Novanto sudah dibawa keluar dari rumah sakit sejak semalam, sekitar pukul 20.00 WIB.
Jumat pekan lalu, Novanto memenangkan gugatan praperadilan atas penetapan status tersangka kasus dugaan korupsi e-KTP. Dengan demikian, status tersangka yang ditetapkan KPK gugur.
Tag
Komentar
Berita Terkait
-
HUT Fraksi Golkar, Sarmuji Kenang Jasa Setya Novanto: Saya Banyak Belajar Menghadapi Tekanan
-
Mengintip Rumah Setya Novanto di Kupang yang Dilelang KPK, Harganya Miliaran!
-
Pembebasan Bersyarat Setya Novanto Digugat! Cacat Hukum? Ini Kata Penggugat
-
Setnov Bebas Bersyarat, Arukki dan LP3HI Ajukan Gugatan ke PTUN Jakarta: Kecewa!
-
Terpopuler: Anak Setya Novanto Menikah, Gaji Pensiunan PNS Bakal Naik Oktober 2025?
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat