Suara.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meresmikan pengoperasian KRL lintas Bekasi-Cikarang dan Stasiun Bekasi Timur dalam upaya untuk mempermudah masyarakat memperoleh transportasi.
"Ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah dalam penyediaan prasarana transportasi massal yang handal, aman, dan nyaman," kata Menhub Budi Karya kepada pers usai peresmian stasiun itu di Bekasi, Sabtu.
Dikatakan, pengembangan jaringan dan peningkatan pelayanan di lintas Bekasi Cikarang selain ditujukan untuk memperpanjang lintas pelayanan KRL dari Bekasi ke arah Cikarang juga ditujukan untuk memisahkan lintas utama kereta api jarak jauh dan menengah dari lintas angkutan kereta api commuter line Jabodetabek.
Dengan demikian, frekuensi perjalanan KRL bertambah, kapasitas angkut juga meningkat.
Plt Dirjen Perkeretaapian Kemenhub Umiyatun Hayati, mengatakan Pengoperasian KRL lintas Bekasi- Cikarang itu adalah lintas pelayanan baru sepanjang 16,74 kilometer yang dapat ditempuh dalam waktu 21 menit.
Frekuensi perjalanan kereta dijadwalkan sebanyak 32 KA per hari. Keberangkatan KRL pertama dari Stasiun Cikarang pukul 05.05 WIB. Sedangkan kedatangan KRL terakhir di Stasiun Cikarang adalah pukul 23.45 WIB.
Untuk menjamin kenyamanan dan keselamatan pengguna jasa KRL selama transisi naik dan turun penumpang, Stasiun Bekasi Timur dan Stasiun Cibitung telah dilengkapi dengan fasilitas penunjang, antara lain lahan parkir, peron sepanjang 270 meter yang dapat mengakomodasi satu rangkaian KRL dengan 12 kereta, Closed Circuit Television (CCTV) dan pintu layanan tiket.
Juga lift yang diprioritaskan bagi lansia dan penyandang disabilitas, petunjuk informasi kereta bagi penumpang, petunjuk jalur masuk dan keluar stasiun, denah stasiun, serta petunjuk jalur evakuasi.
Dia mengatakan pembangunan prasarana perkeretaapian lintas Bekasi-Cikarang adalah hasil kerja sama Pemerintah Indonesia dengan Pemerintah Jepang melalui kontrak Paket B1 untuk pekerjaan elektrifikasi lintas Bekasi Cikarang yang ditandatangani pada tahun 2012, dengan nilai kontrak sebesar Rp2,3 triliun.
Dia berharap peresmian pengoperasian KRL lintas Bekasi Cikarang dan Stasiun Bekasi Timur dipastikan berkontribusi dalam memenuhi kebutuhan mobilisasi masyarakat Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi dan sekitarnya, meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan sosial.
"Juga memberikan pilihan moda transportasi masal yang aman, nyaman dan terjangkau bagi masyarakat dan mengurangi kemacetan akibat meningkatnya volume kendaraan," katanya. (Antara)
Berita Terkait
-
Cerita Korban Kecelakaan Bekasi Timur Didatangi Petugas KAI di Rumah
-
Anak Tantrum, Seorang Ibu Batal Naik KRL yang Ditabrak KA Argo Bromo Anggrek
-
Kapan KRL Bekasi-Cikarang Kembali Normal? KAI Beri Bocoran Jadwal Operasional
-
Kereta Terakhir Gita: Ingin Sampai Cibitung, Lalu Suatu Hari ke Anfield Menonton Liverpool
-
Jalur KRL Bekasi-Cikarang Akan Segera Dibuka Secara Bertahap, Begini Penjelasan KAI
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
111 Orang Tewas Usai Gempa Bumi Besar Kolombia, Rumah Sakit Hancur
-
Arkeologi Italia Geger! Bangkai Kapal Romawi Kuno Ditemukan di Lepas Pantai Sisilia
-
Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar
-
3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan