Suara.com - Tim dokter Istana Kepresidenan akan dilibatkan dalam pernikahan Kahiyang Ayu dengan Muhammad Bobby Afif Nasution di Solo, Jawa Tengah. Mereka ditugaskan untuk memeriksa semua makanan yang disajikan untuk tamu undangan pernikahan putri Presiden Joko Widodo.
"Pengawasan makanan sudah sesuai prosedur kepresidenan. Jadi sebelum disajikan harus dicek dulu," kata juru bicara keluarga Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, di Solo.
Pengawasan sampai melibatkan tim dokter kepresidenan untuk memastikan semua sajian yang akan disantap tamu undangan keluarga Presiden higienis.
Gibran mengatakan konsep penyajian makanan berbentuk prasmanan. Konsep ini dipilih untuk memudahkan tamu memilih menu kesukaan.
Selain menu buatan Chilli Pari, keluarga Presiden Jokowi juga menghidangkan menu tradisional khas Solo, seperti tengkleng, sate kere, srabi, ledre, nasi liwet, dan cabuk rambak.
Menu spesial dari Chilli Pari -- katering milik anak Jokowi -- masih dirahasiakan. Gibran baru akan membeberkannya jika waktunya sudah mendekati pernikahan Kahiyang.
"Menunya tradisional, standar masakan Jawa, masakan Solo. Karena mereka kan ingin merasakan masakan Solo," kata Gibran. (Andriyani)
Tag
Berita Terkait
-
Padahal Sudah Bantu UMKM, Kahiyang Ayu Tetap Dikritik karena Perkara Sepele
-
Kahiyang Ayu Angkat Pesona Batik Sumut di Gebyar Kriya Nusantara dan Jogja ITTAF 2025
-
Pemprov Sumut Dorong Ulos Mendunia, Masuk Daftar Warisan Budaya Dunia UNESCO
-
Kahiyang Ayu Ajak Anak PAUD Amalkan Ikrar Anak Indonesia Hebat 2025
-
Sumber dan Harta Kekayaan Bobby Nasution, Pantas Royal Kirim Gift Rp 11 Juta di Acara Dangdut
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Lagu 'Bella Ciao' Bercerita Tentang Apa? Dinyanyikan Massa Demo BEM UI di Bundaran HI
-
Detik-Detik Mobil SPPG Magetan Terguling Usai Hantam Tiang Wi-Fi
-
Skandal Rasisme Media Inggris, Kemarahan Rakyat di Balik Kematian Profesor Cambridge
-
81 Tahun Indonesia Merdeka, Mengapa Kita Masih Takut Menatap Masa Depan?
-
Sudah Akui Terima Duit Tambang, Bebizie Belum Juga Kembalikan Uang ke KPK
-
7 Sifat Belah Ketupat dan Rumus Menghitung Luas serta Kelilingnya
-
Ungkap Terima Kasih ke Barca, Ferran Torres Mulai Babak Baru Bersama PSG
-
Sama-Sama Kasual, Ini Perbedaan Sandal Gunung dan Sandal Pantai yang Perlu Kamu Tahu
-
Tinted Sunscreen Mengandung Niacinamide dan Ceramide Apa Ada? Ini Rekomendasinya
-
Guru PPPK Jadi Pegawai Pusat, P2G Soroti Risiko Redistribusi Tak Akurat