Suara.com - Purwakarta merupakan salah satu kota di Indonesia yang terkenal dengan tamannya. Tak heran jika taman-taman di kota ini selalu dikunjungi warga setempat, wisatawan lokal, dan turis mancanegara.
Namun untuk menjaga keindahan dan kebersihan taman bukan upaya yang mudah. Pasalnya, masih banyak warga yang belum bisa tertib melestarikan taman terseut.
Itu sebabnya Pemkab Purwakarta melakukan cara unik untuk menjaga taman dari ulah tangan jahil atau kerusakan yang tidak disengaja, yaitu dengan memagari taman dengan teralis besi.
Ada tiga taman yang dipagari untuk menjaga kelestariannya, yakni Taman Sri Baduga atau Situ Buleud, Taman Surawisesa, dan Taman Pesanggarahan Padjadjaran atau Alun-alun Purwakarta. Beberapa taman lain, Taman Pancawarna, Taman Maya Datar, Taman Pembaharuan, dan Taman Citra Resmi tidak dipagari.
Selain memberi pagar, Pemkab Purwakarta juga membatasi waktu berkunjung beberapa taman, sehingga keindahan dan kebersihannya tetap terjaga. Taman Pesanggrahan Padjadjaran atau Alun-alun Purwakarta hanya dapat dikunjungi setiap akhir pekan, pada 08.00-17.00 WIB, sedangkan Taman Pancawarna dan Taman Maya Datar, meski bisa dikunjungi setiap hari, namun hanya dibuka pukul 15.00-18.00 WIB.
Taman Sri Baduga, saat ini menjadi favorit wisatawan, karena memiliki air mancur terbesar di Asia Tenggara. Taman ini hanya buka setiap malam Minggu, pukul 19.30-22.00 WIB.
"Tanaman yang tidak dilindungi pagar, banyak yang tidak tumbuh. Lihat saja kalau tidak dilindungi, terinjak dan malah tidak tumbuh. Andai saja mereka tertib, kami akan buka seluas-luasnya," ujar Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi.
Di sisi lain, Pemkab Purwakarta, melalui Dinas Tata Ruang dan Pemukiman hampir menyelesaikan program pembangunan taman hingga 100 persen. Pemkab percaya, fasilitas yang dibuka untuk umum ini dapat meningkatkan kebahagiaan masyarakat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
- Sempat Nganggur Gegara Timnas Indonesia, Roberto Mancini Resmi Latih Italia
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Mendiktisaintek Didesak Tindak Lanjuti Rekomendasi Irjen soal Dugaan Plagiasi Guru Besar Unsoed
-
Bayar Cicilan Kendaraan Pakai BRImo Bisa Dapat Cashback 10 Persen, Cek Syaratnya!
-
Bea Cukai Ungkap Penerimaan Negara dari Ekspor Sawit Pangkalan Bun Tembus Rp 1,74 Triliun
-
Sempat Sulitkan Timnas Indonesia, John Herdman Angkat Topi Buat Timor Leste
-
Investasi Rp1 Triliun, Jakarta Kembangkan Kawasan Peternakan Sapi Terintegrasi di Banten
-
Di Balik Kemenangan Gugatan MBG, Putusan MK Dinilai Sarat Kompromi Politik
-
Mahasiswa UGM Terangi Jalan Gelap Banyuwangi, Hadirkan Energi Bersih dan Ekonomi Sirkular
-
Sudaryono Geram MBG Disebut Habiskan Uang Negara: Tanpa Program Ini Sekolah Rusak Tetap Banyak
-
Unai Emery Senang Kembali ke Indonesia, Aston Villa Siap Suguhkan Permainan Terbaik di GBK
-
DPR Sentil OPK BPJS-TK Jalan di Bara Api: Materi Tak Relevan Tak Perlu