Suara.com - Fotografer bernama Iskandar tidak menyangka dapat order pemotretan gubernur dan wakil gubernur Jakarta terpilih, Anies Rasyid Baswedan-Sandiaga Salahuddin Uno.
Pemotretan dilakukan di sebuah rumah di Jalan Tirtayasa II, Nomor 12, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (12/10/2017) pagi.
"Alhamdulillah. Senang sekali," ujar Iskanda dari Mira Foto Studio kepada Suara.com.
Sekitar awal bulan September 2017 lalu tim Anies-Sandi datang ke Mira Foto Studio. Setelah sepakat harga, mereka langsung mengatur jadwal pemotretan.
Iskandar dan 3 orang timnya sudah berada di rumah itu sejak pagi. Mereka langsung merancang mini studio, mulai dari latar pemotretan hingga 3 lampu studio menggunakan softbox. Pemotretan baru dilakukan pukul 08.28 WIB.
Sandiaga yang pertama dipotret dengan kamera Canon 7D. Pemotretan berlangsung kurang dari 10 menit.
"Kalau Pak Sandi mepet saja waktunya. Buru-buru dia, karena waktunya sedikit," kata Iskandar.
Waktu pemotretan untuk Anies lebih lama, mulai dari pukul 08.48 WIB, pemotretan selesai pukul 09.10 WIB. Waktu sekitar 20 menit itu membuat pemotretan dilakukan dua sesi karena ada pengulangan.
"Pak Anies tadi kendalanya cuma di kacamata dia, dia sudah tahu mantul. Jadi minta dibersihkan (diulang). Saya kasih alternatif, buka kacamata dan nanti tinggal tempel saja (diedit)," kata Iskandar.
Baca Juga: Jangan Kaget, Ini Ongkos Jahit Baju Pelantikan Anies
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Golkar Target Menang Pemilu 2029, Kaderisasi Jadi Kunci Transformasi
-
Peringatan Dini Cuaca BMKG: Hujan Lebat dan Angin Kencang Intai Jabodetabek Sore Ini
-
Kisah Anak-Anak Terpinggirkan di Kebumen Jadi Perhatian Gus Ipul
-
Pramono Larang PKL Jualan di Trotoar, Penertiban Diminta Permanen
-
Sambut Tahun Kuda Api, Pedagang Ornamen Imlek di Glodok Raup Omzet Belasan Juta
-
Pramono Anung Larang Ormas Razia Rumah Makan Saat Ramadan, Tegaskan Jakarta Harus Damai
-
Pramono Anung Bikin Gebrakan: Bakal Ada Haul Akbar Ulama dan Pejuang Betawi di Monas
-
Gibran Dorong RUU Perampasan Aset, ICW: Jangan Sekadar Lip Service
-
Pramono Anung Borong Bandeng Raksasa 14 Kilogram di Rawa Belong
-
Kisah Ramadan Pertama Para Mualaf: Antara Adaptasi, Haru, dan War Takjil