I Wayan Sudirta [suara.com/Dian Rosmala]
Pengacara Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), I Wayan Sudirta, menegaskan informasi yang menyebutkan Ahok meninggalkan tahanan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok Jawa Barat, tidak benar.
"Nggak benar itu. Nggak. Saya masih sempatkan ke sana (jenguk Ahok)," kata Wayan kepada Suara.com, Jumat (13/10/2017).
Isu tersebut awalnya beredar di media sosial. Majelis Pimpinan Pusat Singa Pembela Tanah Air Indonesia meminta kepolisian mengklarifikasi keberadaan Ahok yang diduga tidak berada di dalam tahanan.
"Bohong itu. Saya nggak tahu soal itu (surat beredar). Sebulan sekali saya pasti ke sana. Setiap hari Jumat banyak yang mengunjungi Pak Ahok ya. Dari pagi sampai sore," ujar Wayan.
Wayan menduga isu tersebut dimainkan lawan politik yang tidak suka dengan Ahok.
"Itu orang lawan politik Ahok ini nggak puas. Menyakiti Ahok. Berbagai upaya dilakukan melalui tekanan nggak pernah puas," ujar Wayan.
Lebih jauh, Wayan mengatakan kondisi Ahok di dalam penjara saat ini sehat-sehat saja.
"Kondisi baik, sehat Pak Ahok. Malah dia memberikan semangat kepada pengunjung yang datang menjenguk," ujar Wayan.
Sebelumnya, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigadir Jenderal Rikwanto meragukan informasi yang viral di media sosial tersebut.
"Saya meragukan suratnya. Saya mau cek duku suratnya," kata Rikwanto.
Rikwanto mengatakan jangan cepat percaya dengan informasi yang beredar di media sosial.
"Itu kan di medsos. Kamu buat di medsos itu juga bisa dong. Banyak seperti itu (isi perihal klarifikasi Ahok)," ujar Rikwanto.
"Nggak benar itu. Nggak. Saya masih sempatkan ke sana (jenguk Ahok)," kata Wayan kepada Suara.com, Jumat (13/10/2017).
Isu tersebut awalnya beredar di media sosial. Majelis Pimpinan Pusat Singa Pembela Tanah Air Indonesia meminta kepolisian mengklarifikasi keberadaan Ahok yang diduga tidak berada di dalam tahanan.
"Bohong itu. Saya nggak tahu soal itu (surat beredar). Sebulan sekali saya pasti ke sana. Setiap hari Jumat banyak yang mengunjungi Pak Ahok ya. Dari pagi sampai sore," ujar Wayan.
Wayan menduga isu tersebut dimainkan lawan politik yang tidak suka dengan Ahok.
"Itu orang lawan politik Ahok ini nggak puas. Menyakiti Ahok. Berbagai upaya dilakukan melalui tekanan nggak pernah puas," ujar Wayan.
Lebih jauh, Wayan mengatakan kondisi Ahok di dalam penjara saat ini sehat-sehat saja.
"Kondisi baik, sehat Pak Ahok. Malah dia memberikan semangat kepada pengunjung yang datang menjenguk," ujar Wayan.
Sebelumnya, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigadir Jenderal Rikwanto meragukan informasi yang viral di media sosial tersebut.
"Saya meragukan suratnya. Saya mau cek duku suratnya," kata Rikwanto.
Rikwanto mengatakan jangan cepat percaya dengan informasi yang beredar di media sosial.
"Itu kan di medsos. Kamu buat di medsos itu juga bisa dong. Banyak seperti itu (isi perihal klarifikasi Ahok)," ujar Rikwanto.
Komentar
Berita Terkait
-
Ahok Adu Mulut dengan Pengacara Kasus LNG, Hakim Sampai Harus Turun Tangan
-
Ahok Ngamuk di Sidang Korupsi LNG Pertamina: Saya Paling Benci Korupsi, Akan Saya Sikat!
-
Ahok Jadi Saksi Sidang Kasus Korupsi LNG Pertamina Rp1,7 Triliun, Irit Bicara Saat Tiba di Tipikor
-
Kesaksian Ahok di Kasus Korupsi Pertamina Bikin Geger, Sentil Menteri BUMN
-
Pakar UGM Bongkar Akar Masalah BUMN: Titipan Politik Bikin Rugi dan Rawan Korupsi
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Misi Kemanusiaan Miss Cosmo 2025: Perkuat Akses Operasi Bibir Sumbing Gratis di Indonesia
-
Amerika Serikat Perluas Blokade Iran ke Selat Hormuz Hingga Samudra Pasifik dan Hindia
-
Perang AS - Iran Bikin Eropa Boncos, Biaya Impor Bahan Bakar Bengkak Rp 505 Triliun
-
Halalbihalal Tokoh Sumbagsel: Mendagri Tito Ajak Rumuskan Program Nyata 2027-2029
-
Gaji Jurnalis Pemula Disorot: Idealnya Rp 9,1 Juta, Faktanya Masih Banyak di Bawah UMR
-
PERKUPI Lantik Pengurus Jakarta, Tegaskan Peran Jaga Kerukunan Umat Beragama di Ibu Kota
-
Alasan KPK Dorong Capres hingga Cakada dari Kader Parpol: Demi Cegah Mahar Politik
-
Hadirkan Raisa hingga Yura Yunita, Pagelaran Sabang Merauke 2026 Siap Guncang Indonesia Arena!
-
Terseret Pusaran Narkoba, Pemprov DKI Jakarta Segel Permanen Whiterabit PIK
-
Swadaya Warga Matraman Lindungi Ibu Hamil dan Anak dari Asap Rokok