Suara.com - Menteri Dalam Negeri Portugal Constanca Urbano de Sousa mengundurkan diri, Rabu (18/10/2017). Dia mundur karena terjadi kebakaran hutan yang menewaskan 41 orang.
Gelombang kematian warga Portugal karena kebakaran hutan itu juga terjadi beberapa bulan lalu di Pedrogao Grande. Ini dinilai sebagai tragedi terburuk Portugal.
"Setelah tragedi di Pedrogao, saya meminta perdana menteri untuk mencopot saya dari fungsi saya. Saya telah memberinya waktu untuk menemukan seseorang yang akan menggantikan saya," tulis Urbano de Sousa dalam surat pengunduran dirinya.
Sebelumnya Urbano mengatakan dalam sebuah konferensi pers, Senin (16/10/2017) kemarin soal adanya tuntutan dia agar memundurkan diri.
Kondisi panas dan kering yang tidak normal tahun ini merupakan penyumbang utama kebakaran besar-besaran di Portugal dan Spanyol utara. Sebagian besar kebakaran diduga disebabkan oleh aktivitas manusia.
Kebakaran selanjutnya didorong oleh populasi pohon Eucalyptus yang tidak padat. Pohon itu menghasilkan sebuah minyak yang mudah terbakar.
Portugal memiliki proporsi wilayah hutan tertinggi di Eropa sebesar 38 persen. Namun hanya 3 persen di antaranya dimiliki dan menjadi perhatian negara.
Sementara Selasa kemarin sebuah partai oposisi Portugal juga melancarkan mosi tidak percaya terhadap pemerintah karena gagal melindungi hutan dan keselamatan warga. (Anadolu)
Baca Juga: 15 Pesawat Padamkan Kebakaran Hutan Sumatera
Berita Terkait
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
Terkini
-
Buntut Dugaan Pelanggaran Impor, Bea Cukai Segel 3 Gerai Perhiasan Mewah Tiffany & Co di Jakarta
-
Viral Kecelakaan Maut di Depan UIN Ciputat, Transjakarta Tegaskan Tak Terlibat
-
Nekat! Maling Beraksi di Ruang Rapat Hotel Mewah Jakarta Pusat, Laptop dan Ponsel Raib
-
Pemicu Utama Bencana Tanah Bergerak di Jatinegara Tegal
-
Kabar Gembira! Ramadan 2026, Warga IKN Sudah Bisa Salat Tarawih di Masjid Baru
-
Beasiswa Harita Gemilang Antar Mahasiswa Pulau Obi dari Desa ke Kampus Perantauan
-
5 Hasil Audiensi Guru Madrasah dengan DPR: 630 Ribu Kuota P3K hingga TPG Cair Bulanan
-
Pengalihan Penerima BPJS PBI-JK, Gus Ipul: Agar Lebih Tepat Sasaran
-
Tak Boleh Ada Jeda Layanan, Menkes Pastikan Pasien Katastropik Tetap Dilayani
-
Tangis Haru Guru Madrasah Pecah di Depan DPR, Tuntutan TPG Bulanan dan Kuota P3K Disetujui