Suara.com - Seluas 12 hektare hutan di kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani, Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat terbakar, Senin (9/10/2017).
"Begitu kami mendapatkan laporan kami bersama tim langsung bergegas menuju lokasi setelah mendapat laporan via telepon dari warga terkait kebakaran itu," kata Kepala Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR) Agus Budi Santosa di Mataram, Selasa.
Dia menyebutkan, kebakaran tesebut berlokasi di Bukit Telaga, Desa Sembalun Lawang. Taksiran lahan yang terbakar mencapai 12 hektar dengan panjang lebih dari 1 kilometer.
Agus menuturkan, pemadaman sendiri dilakukan mulai pukul 14.00 WITA, dengan melibatkan sejumlah pihak oleh Balai TNGR bersama Koramil Sembalun, Polsek Sembalun, Tim Siaga Bencana Daerah, Masyarakat Peduli Api, Masyarakat Mitra Polhut, dan anggota masyarakat lainnya yang berjumlah 27 orang.
Dia mengungkapkan kobaran api sempat mengarah ke perkampungan warga, namun sebelum mendekati perkampungan api dapat dikendalikan. Tetapi api yang berada pada areal yang curam, pihaknya mengaku mengalami kesulitan melakukan pemadaman.
"Api berhasil kita padamkan baru pada pukul 12.00 WITA," ungkapnya seperti diwartakan Antara.
Untuk penyebab pasti kebakaran, Agus menduga, kebarakan berasal dari pembakaran lahan kebun oleh warga yang hingga kini masih dalam proses penyelidikan.
"Api diperkirakan bermula dari pembakaran lahan kebun yang tidak terkendali," tandasnya.
Baca Juga: Pemukiman di Belakang Hotel Balairung Matraman Terbakar
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
Terkini
-
Penampakan Baju Lumat Andrie Yunus, Bukti Kejam Anggota BAIS di Persidangan
-
Coret Usul Kementerian Polri, Mahfud MD: Takut Dipolitisasi Orang Partai
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
Tangis Sri Rahayu di Benhil: Tinggal Sejak 1980, Kini Digusur PAM Jaya Tanpa Kejelasan Rusun
-
Aturan Baru Selat Hormuz, Kapal Internasional Wajib Kantongi Persetujuan Tertulis dari Sini
-
Mayoritas Wilayah RI Diprediksi Alami Kemarau Lebih Kering dan Panjang Tahun Ini
-
Iran Wajibkan Izin Khusus Kapal yang Melintasi Selat Hormuz
-
Ironi Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Saat Rakyat Meksiko Terhimpit Biaya Hidup
-
Apresiasi Daerah Berprestasi, Mendagri: Perlu Keseimbangan Pengawasan dan Insentif
-
Penjelasan PAM Jaya soal Penertiban 15 Rumah Dinas di Benhil