Suara.com - Juara dunia sembilan kali, Valentino Rossi, tidak ingin lagi mengingat kegagalannya finis pada seri 15 MotoGP, akhir pekan lalu.
Kini, pebalap Movistar Yamaha itu fokus menghadapi seri berikutnya yang digelar di Sirkuit Phillip Island, Australia, Minggu (22/10/2017).
Rossi pun hanya berharap balapan di Phillip Island nanti dalam cuaca cerah, tidak seperti seri sebelumnya di Sirkuit Motegi, Jepang, yang berlangsung dalam kondisi basah.
"Saya tiba di Australia setelah balapan yang rumit, tapi saya dalam kondisi baik karena saya ingin bekerja sebaik mungkin bersama tim dan menyelesaikan masalah di Jepang secepat mungkin agar bisa balapan dengan baik lagi," kata Rossi, dikutip dari Crash, Kamis (19/10/2017).
"Phillip Island sirkuit yang saya sangat sukai dan saya berharap cuaca di sana bagus untuk memulai pekerjaan dengan kondisi yang kering."
"Setelah terjatuh di Jepang, perasaan saya sangat baik, hanya sedikit merasakan sakit," sambungnya.
"Kini, saya berharap cuaca di Phillip Island bagus sepanjang pekan ini," pungkasnya.
Kegagalan Rossi finis di Motegi membuat peluangnya merebut gelar juara dunia MotoGP tahun ini sangatlah tipis.
Pasalnya, dia tertinggal cukup jauh, yakni 76 poin dari Marc Marquez (Repsol Honda) yang masih kokoh di puncak klasemen sementara pebalap dengan 244 poin.
Baca Juga: Hamil Anak Ketiga, Shireen Sungkar Tak Keluar Rumah Sebulan
Sedangkan, balapan MotoGP 2017 menyisakan tiga seri lagi, termasuk di Phillip Island. Dari Phillip Island, balapan akan berlanjut di Sirkuit Sepang, Malaysia, sepekan kemudian.
Sementara, seri penutup akan berlangsung di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, 12 November mendatang.
Berita Terkait
-
Terpopuler: Beda eMotor Tyranno vs Tyranno X, Honda Vario 160 Anyar Meluncur Hari Ini?
-
AHM Diduga Luncurkan Honda Vario 160 Anyar Besok
-
Ratusan Biker MAXi Yamaha Padati Karawaci Meriahkan MAXi Yamaha Day Jabodetabek
-
Kredit Motor Kemahalan? Ini 5 Motor Rupawan Anti Culun Yamaha Cuma 5 Jutaan Cocok untuk Pelajar
-
6 Motor Listrik Harga di Bawah Honda Scoopy: Cocok untuk Pelajar dengan Jarak Tempuh Jauh
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Israel Panik Ketegangan AS-Iran Mereda, Sebut Pejanjian Damai akan Untungkan Hizbullah
-
Wall Street Panik Ditinggal Gen Z? Eks Gubernur New York Dorong Saham AS Mudah Dibeli Warga Global
-
Prabowo Kunker ke Gorontalo Hadiri Puncak PENAS Petani dan Nelayan XVII 2026
-
Implementasi 'Menambang dengan Hati', NHM Sukses Fasilitasi Operasi Jantung Warga Doro di Jakarta
-
Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
-
Polda Jabar Libatkan Ahli Kejiwaan untuk Dalami Kondisi Psikologis Taufik Hidayat
-
Realita Pahit Dunia Kerja: Antrean 2 Km di Malaysia dan Bayang-Bayang PHK di Indonesia
-
Berkat Jejak Transaksi Daring, Pelaku Penyekapan Perempuan di Bandung Ditangkap
-
Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata
-
SDA Terus Dicuri, Prabowo: TNI AL dan Bea Cukai Sudah Dikerahkan, Masih Saja Bocor!