Ketua Umum DPP Partai Golkar Setya Novanto dijadwalkan menjadi saksi dalam kasus dugaan korupsi e-KTP untuk terdakwa Andi Agustinus alias Andi Narogong di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta Pusat, Jumat (20/10/2017).
Sekrertaris Jenderal Partai Golkar Idrus Marham memastikan Novanto tidak dapat hadir di persidangan lantaran masih fokus pada acara HUT ke-53 Partai Golkar.
"Saya kira tidak etis bila mana Hari Ulang Tahun Partai Golkar tidak dihadiri Ketua Umum," kata Idrus di Taman Makam Pahlawan, Kalibata, Jakarta Selatan, Jumat (20/10/2017).
Menurut Idrus, Novanto memang diminta oleh para kader Golkar untuk fokus terlebih dahulu ke urusan internal Partai Golkar yang saat ini menggelar berbagai acara dalam rangka HUT ke-53 Partai Golkar.
"Jadi memang kita minta pada pak Novanto untuk internal dulu, ziarah ke taman makam pahlawan, kemudian nanti di DPP Golkar," ujar Idrus.
Selain Novanto, ada empat saksi lain yang akan dihadirkan jaksa KPK di persidangan hari ini, yaitu Nurhadi Putra, Onny Hendro Adhiaksono, Drajat Wisnu Setyawan dan seorang waraga negara Korea Selatan, Shin Chen Ho.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'
-
Anggota DPRD DKI beberkan kondisi memprihatinkan Flyover Pesing
-
Sekolah Rakyat Tuban Tunjukkan Dampak Positif, Sekolah Permanen Disiapkan