Suara.com - Bendahara Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia Kuh Sambih menilai pidato Gubernur Jakarta Anies Rasyid Baswedan yang menyinggung istilah pribumi sebagai dinamika.
"Kami melihat itu dinamika, justru dengan begitu pemuda Konghucu memang identik dengan Tionghoa gitu kan. Dengan itu kita akan meneguhkan bahwa Pemuda Konghucu pemuda Indonesia, bukan yang lain. Maka akan kami teguhkan di tanggal 28 Oktober nanti," tuturnya.
Pemuda Konghucu akan menyelenggarakan acara Temu Ikrar Nasional Pemuda Agama Konghucu Indonesia di Bogor, jawa Barat, pada 28 Oktober 2017.
Kuh Sambih tidak mau bicara lebih jauh mengenai istilah pribumi yang disebut Anies karena untuk menilainya perlu mengkaji konteksnya.
"Mesti dilihat konteksnya, saya juga nggak melihat penuh isi pidato," kata dia seraya menekankan tidak mau ikut berpolemik.
"Kalau secara kita nggak ada, pokoknya kita hidup di negara ini kita Indonesia, bukan negara lain," Kuh Sambih menambahkan.
Kuh Sambih mengatakan Pemuda Konghucu akan turut berkontribusi kepada bangsa Indonesia.
"Ya kita harapkan seluruhnya nanti pemuda Konghucu bisa bergerak bersama dengan yang lain untuk memajukan negara ini," kata dia. [Melly Manalu]
Berita Terkait
-
Potret Perayaan Imlek di Sejumlah Daerah di Indonesia
-
Imlek 2026, 44 Warga Binaan Konghucu Terima Remisi Khusus
-
Khidmat Ibadah Malam Imlek di Vihara Boen San Bio Tangerang
-
Imlek Perayaan untuk Agama Apa? Begini Makna Aslinya
-
Eks Menko Ekuin Meninggal Dunia, Agama Kwik Kian Gie dan Benang Merah Prinsip Hidupnya
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Isu Sanksi AS Usai Indonesia Borong Rudal BrahMos Rp 5,9 Triliun, Pakar Buka Suara
-
Menteri HAM Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS, Minta Polisi Usut Tuntas
-
Cegah Defisit Dampak Perang, Prabowo Lirik Jurus Pakistan: Pangkas Gaji Pejabat hingga WFH
-
Skenario Perang Nuklir Israel-Iran, Pakar: Opsi Terakhir yang Risikonya Terlalu Besar
-
Kronologis Mobil Berisi Bom Tabrak Sinagoge Michigan: 140 Anak Nyaris Jadi Korban, 30 Orang Dirawat
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
Mudik Aman dan Nyaman, BPJS Kesehatan Sediakan Layanan Gratis Bagi Pemudik
-
Siti Maimunah: Perlawanan Perempuan di Lingkar Tambang Adalah Politik Penyelamatan Ruang Hidup
-
Jusuf Kalla Ingatkan Dampak Perang Iran-Israel, Subsidi Energi dan Rupiah Terancam