Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. [Suara.com/Dwi Bowo Raharjo]
Gubernur Jakarta Anies Baswedan menyinggung kepemimpinan Joko Widodo, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), dan Djarot Saiful Hidayat tidak pernah berpartisipasi langsung pada acara Korpri Pemprov DKI. Anies dan Wakil Gubernur Sandiaga Uno hadir di acara Korpri untuk yang pertama setelah resmi menjabat periode 2017-2022.
"Kami hadir berdua, saya dan Bang Sandi. Mereka menyampaikan selama lima tahun ini gubernur dan wakil gubernur nggak berpartisipasi langsung," ujar Anies di Agro Wisata Gunung Mas Puncak, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (21/10/2017).
Menurut Anies, aparatur sipil negara adalah instrumen mendasar untuk merealisasikan semua rencana dan program Pemprov DKI. Untuk itu ia merasa penting untuk melakukan pembinaan.
"Aparatur Sipil Negara ini bukan untuk dimusuhi dan direndahkan, justru harus dibina dan dikembangkan," kata Anies.
Ia menjelaskan, PNS DKI banyak yang baik dan juga yang nakal. Sebagai pejabat DKI, seharusnya bisa membina organisasi tersebut, dan bukan untuk memusuhi.
"Kami berharap organisasi Korpri dan jajaran ASN di DKI bisa bekerja dengan baik," kata dia.
Kopri Pemprov DKI menggelar acara Tea Walk bersama gubernur dan wakil gubernur Jakarta. Kegiatan yang dibuka Anies dan Sandi ini dihadiri sekitar 8.000 PNS dan pegawai BUMD.
Sekretaris Daerah Saefullah tidak tahu alasan Jokowi, Ahok, dan Djarot tidak pernah mau hadir di acara tahunan Korpri.
"Saya bukan gubernurnya, jadi saya nggak tahu jawabannya. Iya nggak pernah (hadir) mereka selama lima tahun," kata Saefullah.
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Mensesneg Bocorkan Jadwal Pelantikan Hakim MK Baru Adies Kadir
-
PM Australia Anthony Albanese ke Jakarta Besok, Cek 8 Ruas Jalan yang Kena Rekayasa Lalin
-
BPJS PBI Dinonaktifkan Tanpa Pemberitahuan, Puluhan Pasien Cuci Darah Jadi Korban Ditolak RS
-
Bocah 10 Tahun di Ngada Bunuh Diri, Menteri PPPA Sentil Kerapuhan Sistem Perlindungan Anak Daerah
-
Istana Buka Suara soal Siswa SD Akhiri Hidup di NTT
-
Momen Langka di Abu Dhabi, Kala Prananda Prabowo Jadi Fotografer Dadakan Megawati
-
Haris Rusly Moti: Strategi Multi-alignment, Manuver Cerdas Prabowo untuk Palestina Merdeka
-
Anak Buah Terjaring OTT KPK, Menkeu Purbaya: Kenapa Terpukul? Ini Titik Masuk Perbaikan