Suara.com - Presiden di negara mana saja sudah lazim menerima penghormatan. Tetapi kebiasaan ini tampaknya tidak berlaku bagi Presiden Amerika Serikat, Donald Trump yang baru-baru ini justru dilecehkan oleh warganya sendiri.
Peristiwa ini terjadi pada Sabtu (28/10/2017) kemarin. Ketika itu rombongan mobil kepresidenan Trump sedang berjalan beriringan dari Trump National Golf Club di tepi Sungai Potomac, di pinggiran Washington DC, AS.
Di tengah jalan, rombongan Trump bersama para pengawalnya bertemu seorang perempuan pengendara sepeda. Alih-alih memberikan hormat kepada Trump, perempuan itu malah mengacungkan jari tengah sambil terus mengayuh sepedanya.
Aksi cuek perempuan itu tertangkap oleh kamera para wartawan.
"Iring-iringan kendaraan POTUS (presiden of the united states) meninggalkan Trump National Golf Club pada 3.12pm, melewati dua pejalan kaki. Salah satu dari mereka mengacungkan jempol ke arah bawah," bunyi laporan dari press room Gedung Putih seperti dilansir The Guardian.
"Iring-iringan itu kemudian menyalip seorang pesepeda perempuan yang mengenakan atasan putih dan helm. Perempuan itu merespon dengan mengacungkan jari tengah," bunyi laporan itu lebih lanjut.
"Rombongan itu melambat dan pesepeda itu kembali mendapati mereka, tetapi masih mengacungkan jari tengahnya sebelum berbelok ke arah yang berbeda," demikian akhir laporan tersebut.
Menurut laporan media-media Amerika Serikat, Trump telah menghabiskan empat akhir pekan berturut-turut di lapangan golf miliknya di Virginia itu.
Ironisnya sebelum menjabat sebagai presiden, Trump sering mengkritik pendahulunya, Barack Obama jika presiden kulit hitam pertama AS itu sesekali bermain golf. Trump, karenanya, dicap munafik sebab ia sendiri lebih sering bermain golf ketimbang Obama.
Berita Terkait
-
Trump Tangkap Nicolas Maduro: Kalau Presiden Tumbang, Gimana Nasib Venezuela?
-
Harga Emas dan Perak Meroket Usai Sengketa Trump vs The Fed Makin Memanas
-
Donald Trump Makin Berani! Ketua The Fed Jerome Powell Dihadapkan Kasus Kriminal
-
Trump Dikabarkan Kirim Operasi Khusus Militer AS untuk 'Caplok' Greenland
-
Harga Minyak Dunia Naik Tipis: Stok AS Merosot di Tengah Ambisi Trump Kuasai Minyak Venezuela
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Korban Bencana Boleh Manfaatkan Kayu Hanyut, Kemenhut Juga Stop Penebangan Hutan
-
Politisi PDIP Ingatkan Prabowo: Jangan Buru-buru Bangun IKN, Siapkan Dulu Ekosistemnya
-
Bukan Sekadar Banjir: Auriga Desak KLHK dan KPK Usut Dugaan Korupsi di Balik Perusakan Lahan PT TPL
-
BNI Bersihkan Masjid Darul Aman Pascabanjir di Agam
-
Kritik Tajam ke Prabowo Soal IKN: Politisi PDIP Minta Stop Pembangunan Baru, Fokus Ini!
-
Mahfud MD Sebut Jaksa Tidak Fair dalam Kasus Nadiem Makarim, Ini Alasannya
-
Ini 5 Fakta Kerusakan Hutan di Indonesia yang Jadi Sorotan Dunia
-
Komisi III DPR Perjuangkan Nasib Hakim Ad Hoc dengan Syarat Mutlak Jangan Mogok Sidang
-
KPK Ungkap Istilah Uang Hangus dalam Kasus Gratifikasi Eks Sekjen MPR
-
Sebut Pelaporan Pandji Salah Sasaran, Mahfud MD: Dia Menghibur, Bukan Menghasut!