- Hamas berduka atas wafatnya Ali Khamenei akibat serangan militer Amerika Serikat-Israel.
- Brigade Al-Qassam sebut dukungan Ali Khamenei krusial bagi perlawanan rakyat Palestina.
- Hamas dan Jihad Islam kutuk pembunuhan Ali Khamenei sebagai kejahatan perang.
Suara.com - Kelompok pejuang Hamas menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, akibat serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel pada Minggu (1/3/2026) waktu setempat. Hamas secara tegas mengecam tindakan militer tersebut sebagai aksi yang sangat kejam.
“Kami di Hamas berduka atas wafatnya Ali Khamenei. Beliau telah memberikan segala bentuk dukungan politik, diplomatik, dan militer bagi rakyat kami, serta bagi perjuangan dan perlawanan kami,” demikian pernyataan resmi Hamas sebagaimana dilaporkan oleh media Arab Saudi, Asharq Al-Awsat.
Bagi Hamas, Ali Khamenei merupakan sosok pendukung utama dalam 'Poros Perlawanan' guna mempertahankan kedaulatan Palestina. Melalui dukungan konsistennya, Iran dinilai memiliki andil besar dalam memperkuat posisi Palestina di kancah regional.
Sayap bersenjata Hamas, Brigade Ezzedine Al-Qassam, dalam pernyataan terpisah menegaskan bahwa seluruh bantuan yang diberikan Republik Islam Iran selama berdekade-dekade merupakan hasil keputusan langsung dan di bawah pengawasan ketat sang Pemimpin Tertinggi. Dukungan tersebut dipandang sebagai faktor kunci dalam perkembangan taktik serta kekuatan perlawanan Hamas selama ini.
Senada dengan Hamas, kelompok Jihad Islam yang turut bertempur melawan Israel di Gaza selama dua tahun terakhir, menyebut pembunuhan Ali Khamenei sebagai sebuah kejahatan perang. Mereka menilai Amerika Serikat dan Israel telah melancarkan serangan yang penuh pengkhianatan serta niat jahat.
Hamas menekankan bahwa Amerika Serikat dan Israel harus bertanggung jawab penuh atas segala dampak yang muncul akibat agresi terang-terangan serta kejahatan yang mencederai kedaulatan Iran tersebut.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
Terkini
-
Bela Donald Trump, Ketua DPR AS Sebut Paus Leo XIV Harusnya Siap Dikomentari
-
PM Armenia Pamer Kedeketan dengan Rusia, Komunikasi Sangat Intensif
-
Janji Xi Jinping kepada Trump: Pastikan Tak Ada Pasokan Senjata China untuk Iran
-
Rusia Bela Hak Nuklir Iran, Lavrov Sebut Pengayaan Uranium untuk Tujuan Damai
-
Kisah Siswa Pulau Batang Dua Tempuh Ujian Kelulusan di Tenda Pengungsian
-
ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru
-
H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen
-
Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?
-
Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Polri Longgarkan Syarat Pajak Kendaraan Bekas di Seluruh Daerah!
-
Eropa Bersiap AS Keluar dari NATO, Trump yang 'Mencla-mencle' Jadi Sorotan Jerman