Suara.com - Kepala Badan Pengelola Aset Daerah DKI Jakarta Achmad Firdaus mengatakan sebanyak 11 dari 101 unit mobil sudah dikembalikan anggota DPRD DKI Jakarta.
"Jadi sampai saat ini, seperti Jumat lalu, baru 11 mobil yang sudah dikembalikan," kata ujar Firdaus di Lapangan IRTI Monas, Jakarta, Senin (30/10/2017).
Pernyataan Firdaus menyusul instruksi Pemerintah Provinsi Jakarta kepada anggota DPRD DKI untuk mengembalikan mobil dinas lantaran disahkannya Peraturan Daerah tentang Hak Keuangan dan Administrasi Pimpinan dan Anggota Dewan.
Perda tersebut dibuat untuk menindaklanjuti Peraturan Pemerintah Nomor 18 tahun 2017 tentang Hak Keuangan dan Administrasi Pimpinan dan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah. Aturan itu merekomendasikan kenaikan tunjangan setiap anggota dewan, termasuk tunjangan transportasi.
Tak hanya itu, Firdaus menuturkan selanjutnya pihaknya akan berkoordinasi dengan Unit Pelayanan Terpadu terkait nama-nama anggota DPRD DKI Jakarta yang telah mengembalikan mobil dinas kepada Pemprov DKI Jakarta.
"Saya akan koordinasi dengan UPT yang bersangkutan. Nanti, saya minta laporannya siapa saja yang sudah mengembalikan mobil, lalu saya akan koordinasi dengan Pak Sekwan (Sekretaris Dewan). Itu kan posisinya yang bertanggung jawab masih Pak Sekwan untuk koordianasi internal di dalam internal DPRD," kata dia.
Firdaus mengatakan mobil dinas yang diberikan merupakan pengganti tunjangan transportasi anggota dewan. Maka dari itu ia berharap anggota dewan mengembalikan mobil dinas pada akhir Oktober nanti.
"Sebenarnya ini kan penganti tunjangan transportasi anggota dewan. Saya harap begitu tunjangan sudah keluar, mobil sudah dikembalikan semua. Tinggal Pak Sekwan itu kapan cairnya. Kalau saya sifatnya pasif nih, tinggal menerima saja. Saya sudah sedaiakn tempat, hanggar juga sudah disiapkan, di Pulomas," ucap Firdaus.
Firdaus pun menyebut sebanyak 90 unit mobil dinas belum dikembalikan anggota DPRD DKI Jakarta.
Baca Juga: Hari Pertama Kerja Anies-Sandi Tak Pakai Mobil Dinas, Kenapa?
"Baru ada 11 mobil dari 101 mobil yang diberikan. Masih ada 90 lagi ya. Mungkin mulai hari ini akan mengalir terus. Mulai 18 Oktober mobil sudah mulai datang," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Sidang Vonis Laras Faizati Digelar Hari Ini, Harapan Bebas Menguat Jelang Ulang Tahun Ke-27
-
Pascabanjir Sumatra, Penanganan Beralih ke Pemulihan Layanan Kesehatan dan Kebutuhan Dasar
-
Indonesia Tancap Gas Jadi Pusat Halal Dunia lewat D-8 Halal Expo Indonesia 2026
-
Literasi Halal Dinilai Masih Lemah, LPPOM Siapkan Pelajar Jadi Agen Perubahan
-
Jepang Studi Banding Program MBG di Indonesia
-
Kasus Korupsi LPEI Berkembang, Kejati DKI Tetapkan 4 Tersangka Baru dan Sita Aset Rp566 Miliar
-
Merasa Tak Dihargai, Anggota DPR Semprot Menteri KKP: Kami Seperti 'Kucing Kurap'
-
Korban Bencana Boleh Manfaatkan Kayu Hanyut, Kemenhut Juga Stop Penebangan Hutan
-
Politisi PDIP Ingatkan Prabowo: Jangan Buru-buru Bangun IKN, Siapkan Dulu Ekosistemnya
-
Bukan Sekadar Banjir: Auriga Desak KLHK dan KPK Usut Dugaan Korupsi di Balik Perusakan Lahan PT TPL