Suara.com - Partai Kebangkitan Bangsa optimistis kadernya, Syaiful Huda, yang akan dipilih Ridwan Kamil sebagai pasangan dalam Pilkada Jawa Barat 2018.
Sekjen DPP PKB Abdul Kadir Karding, Kamis (2/11/2017), menyatakan kader PKB berkompeten sebagai calon wakil gubernur Jabar.
Menurut Karding, terpilihnya pendamping Ridwan Kamil yang saat ini menjabat Walikota Bandung itu nantinya bukan berdasarkan kursi terbanyak.
Karding juga menyatakan, Ridwan Kamil berhak memilih wakil yang cocok sehingga visi-misi dalam membangun Provinsi Jabar juga bisa berjalan beriringan.
Sebelumnya, kandidat calon gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, menyerahkan sepenuhnya siapa nama calon pendampingnya di Pilkada 2018 kepada partai koalisi pengusungnya.
"Masalah wakil karena koalisi saya ada Partai Golkar, PPP, PKB, dan Nasdem, maka saya serahkan kepada partai untuk dilakukan musyawarah," kata Kang Emil, sapaan akrabnya, saat menghadiri peringatan hari Sumpah Pemuda di Bandung, Sabtu (28/10/2017).
Dalam pemilihan calon pendamping, kata Ridwan, partai koalisi memiliki opsi untuk berembug menyosialisasikan calon dari masing-masing partai. Terlebih, partai yang berkoalisi memiliki jagoannya masing-masing untuk mendampingi Emil.
Dari PPP, mereka menjagokan Bupati Tasikmalaya UU Ruzhanul Ulum, sementara di PKB mereka merekomendsikan Syaiful Huda yang merupakan ketua DPW PKB Jabar.
Di sisi lain, jika Golkar resmi merapat, diprediksi pemilihan wakil pendamping Emil akan berjalan alot. Terlebih, Golkar mengusung Daniel Muttaqien sebagai wakil gubernur, selain itu mereka juga memiliki kursi terbanyak dalam koalisi. [Antara]
Baca Juga: Anies Minta Program Normalisasi Sungai Dilanjutkan
Tag
Berita Terkait
-
Putusan MK Final, Pilkada Tetap Langsung! PKB: Jangan Debat Lagi, Saatnya Tekan Biaya Politik
-
PKB Tak Ambil Pusing Safari Politik Jokowi: Mau Gabung PSI Pun Itu Hak Beliau
-
PKB Tak Toleransi: Ancam Sanksi Tegas Anggota DPRD TTU yang Mabuk dan Intimidasi dr Icha!
-
Diduga Intimidasi Dokter hingga Meninggal, Legislator PKB Terancam Sanksi Berat
-
Guntur Romli: Safari Jokowi Tak Berdampak ke PDIP, Justru NasDem yang Harus Waspada!
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Satu Polisi Gugur dan 2 Hilang saat Gerebek Bandar Narkoba di Kalteng
-
Flyover Latumenten Capai 55,2 Persen, Ditargetkan Pangkas Kemacetan hingga 40 Persen
-
Kelola Sampah Organik ala Warga Meruya Selatan Hingga Jadi Bernilai Ekonomi
-
Ribuan Taruna TNI-Polri Jadi Kakak Asuh Siswa di 178 Sekolah Rakyat
-
833 ASN Pendamping PKH Punya Pekerjaan Sampingan, Kemensos Tagih Pengembalian Gaji Rp7,9 Miliar
-
Prabowo Bakal Resmikan B50 Pekan Depan
-
PDIP: Prabowo Tahu Hukum Masih Dipakai untuk Kepentingan Politik, Rakyat Tunggu Perubahan
-
Presiden Belarus Tawarkan Alih Teknologi Otomotif hingga Alat Berat untuk Indonesia
-
Lagu Bupati Purwakarta 'Lalaki Langit' Berpotensi Langgar UU TPKS, Ancaman Hukuman 9 Bulan Penjara
-
Lagu Om Zein Dinilai Lecehkan Perempuan, Dianggap Humor Pun Tidak Lucu!