Suara.com - Polres Metro Jakarta Timur menggerebek peredaran narkoba di Jalan Kesatrian Pemukiman Berlan, Kebon Manggis, Matraman, Jakarta Timur, Sabtu (4/11/2017) malam.
Operasi yang melibatkan 67 personel gabungan ini dilaksanakan dari pukul 19.00 WIB hingga 20.00 WIB.
"Polisi Militer 5 personel, Sat Narkoba 30 personel, SGC Polres 12 personel, Sabhara 10 personel, dan Propam 10 personel, serta pimpinan Kabag Ops dan Kasat Res Narkoba Polres Metro Jakarta Timur," kata Kapolres Jaktim Kombes Andry Wibowo, Minggu (5/11/2017).
Dari hasil operasi tersebut, sedikitnya 14 orang diamankan berikut barang bukti yang didapat dari masing-masing terduga.
Pertama, atas nama Gerald Matakena, warga Ambon, Maluku. Dari Gerald didapatkan 1 paket sabu, 1 buah senjata tajam, dan Rp2,3 juta uang tunai yang diduga hasil penjualan narkotika jenis sabu.
Berikutnya polisi mengamankan Devi Yuliani dan Juraedah. Dari tangan kedua warga kelahiran Jakarta ini, polisi menemukan barang bukti berupa satu paket sabu.
Keempat Uci Sanusi, warga kelahiran Jakarta, positif gunakan sabu dan ditemukan barang bukti berupa alat hisap sabu atau bong dan puluhan klip plastik.
Kelima Marsel Renghat P Ayal dari Ambon, positif pengguna sabu. Selanjutnya, Agus Surahman, M. Gian Wiratna, Wahyu, dan Melinda Septiana kelahiran Jakarta, positif pengguna sabu.
Kepuluh Pipit Nurhayati kelahiran Bandung, Jawa Barat, juga positif pengguna sabu. Kesebelas, Besar Amru Hudoyo kelahiran Semarang, Jawa Tengah.
Baca Juga: Hampir 7 Bulan Kasus Novel, Saor: Dari Awal Polisi Tak Objektif
Barang bukti yang diperoleh yaitu berupa dua paket sabu, satu senjata tajam jenis pisau, alat hisap sabu atau bong dan plastik klip.
Sementara itu, Daniel Mose warga Dobo, M. Zaenudin kelahiran Jakarta dan Rama Esa Nugraha kelahiran Jakarta, negatif menggunakan sabu.
"Operasi dilaksanakan di empat titik di rumah yang diduga sering terjadi tansaksi narkotika yaitu di rumah Gerald Matakena, Juraedah, Besar Amru, dan M. Zaenudin. Operasi ini berjalan dengan lancar, disaksikan ketua RT/RW setempat, dan warga sekitar," tutur Andry.
"Operasi dilanjutkan kembali hari ini, Minggu. Dilakukan penggeledahan ulang terhadap 4 rumah yg dihuni Gerald dan kawan-kawan," tambah Andry.
Berita Terkait
-
Pangeran Arab Saudi Ditemukan Meninggal Dunia di London, Darahnya Mengandung Miras dan Narkoba
-
Biang Kerok Sinyal Lumpuh! Maling BTS Bikin Operator Rugi Rp60 M, Barang Dikirim ke Thailand
-
Prabowo Sampaikan Belasungkawa atas Gugurnya Tiga Polisi di Katingan
-
Siasat Licik Pengedar Sabu di Bekasi: Sembunyikan Barang Haram dalam Bungkus Pakan Burung
-
Miris! Eks Kapolres Bima Kota Pakai Uang Sabu Rp434 Juta Buat Umrah Keluarga
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
3 Parfum Heaven Scent Paling Wangi dan Laris, Wewangian Lokal Rasa Premium
-
Rupiah Bangkit, Dolar AS Mulai Turun ke Level Rp17.974
-
Drama Tengah Malam di Perairan Krakatau: 4 Nelayan Selamat Usai 7 Jam Terombang-ambing
-
Di Hadapan Presiden, Menteri PKP Apresiasi Dirut BTN Jadi Penyalur KPR Subsidi Tertinggi
-
Apa Cocok Warna Lipstik Peach untuk Kulit Kuning Langsat? Ini Penjelasannya
-
Ulasan Doctor Lawyer: Menyingkap Relasi Kuasa di Balik Dunia Medis
-
4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
-
Optimisme Kesepakatan Selat Hormuz Tekan Harga Minyak Mentah
-
Mendagri: Integritas Kepala Daerah Kunci Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Bersih dan Akuntabel
-
IHSG Betah di Level 6.300, TINS dan MEDC Wajib Dipantau