Suara.com - Mantan Ketua Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Yunus Husein meminta Ketua DPR Setya Novanto datang memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi. Setnov diduga terlibat dalam korupsi mega proyek e-KTP.
Novanto pernah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK di proyek itu. Namun praperadilan membatalkan status tersangkanya.
Belum lama ini beredar surat perintah penyidikan (sprindik) atas nama Novanto. KPK belum mengkonfirmasi kebenaran sprindik itu. Tapi KPK menyatakan ada tersangka baru di korupsi e-KTP itu.
Dalam akun Twitternya, @YunusHusein, ahli hukum perbankan itu memberikan saran ke Setnov memberikan teladan untuk rakyat. Sebab Setnov adalah pimpinan tertinggi di DPR.
"Saran kepada Setya NOvanto. Sesuai ketentuan yang berlaku dan perlakuan yang sama di depan hukum, penuhilah panggilan KPK dengan ikhlas dan jantan," kicau Yunus.
"Apalagi Anda adalah ketua DPR lembaga yang membuat UU itu sendiri. Berikanlah teladan yang baik dan. Jagalah reputasi DPR yang mewakili rakyat," lanjut dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
- BPJS PBI Tiba-Tiba Nonaktif di 2026? Cek Cara Memperbarui Data Desil DTSEN untuk Reaktivasi
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Kejaksaan Singapura Segera Putuskan Ekstradisi Paulus Tannos, KPK Tunggu Ringkasan Sidang
-
Lagi Viral! Ini Penampakan Ijazah Jokowi Tanpa Sensor
-
Harapan Mengadu Nasib di Jakarta Masih Tinggi, Pramono Wanti-Wanti Calon Perantau Selepas Idulfitri
-
7 Fakta Kasus Penyiraman Air Keras di Cempaka Putih, Cairan dari Praktikum Sekolah
-
HPP Rp3,4 Juta Tapi Dijual Rp6,8 Juta, Dirut Evercoss Bingung Harga Chromebook di E-Katalog Bengkak
-
Gubernur Pastikan Stok Pangan Jakarta Aman Hingga Lebaran, Warga Diminta Tak 'Panic Buying'
-
5 Fakta Video Viral Lansia Dituduh Jukir Liar di Jakarta Utara, Ternyata Pensiunan Guru
-
Soal Perpres Pelibatan TNI Tangani Terorisme, Wamenhan: Penegakan Hukum Tetap di Polri
-
Jaksa Bantah Nadiem Makarim Soal Harga Laptop: LKPP Sebut Ada Kemahalan Harga di Proyek Chromebook
-
Darurat Iklim, Fans K-Pop Protes ke Parlemen Korea Selatan Tuntut Konser Rendah Karbon