Suara.com - Ihsan Maulana Mustofa kembali tak teradang langkahnya di turnamen bulutangkis Makau Open Grand Prix Gold 2017. Atlet tunggal pelatnas PBSI ini lolos ke perempat final pada, Kamis (9/11/2017).
Ihsan mengkandaskan perlawanan unggulan kedelapan asal Cina, Zhao Junpeng, di babak ketiga yang berlangsung di Tap Seac Multisport Pavilion Macau, dengan skor 21-17, 15-21, dan 21-8.
Sayangnya, langkah Ihsan tidak diikuti rekan sepelatnasnya, Firman Abdul Kholik, yang dipaksa menyerah dari unggulan ketiga, Lee Hyun Il, dengan skor 16-21, 21-17, dan 6-21.
Alhasil, Ihsan tinggal sendirian jadi wakil Indonesia di sektor tunggal putra. Beberapa wakil Indonesia lainnya, diantaranya Dionysius Hayom Rumbaka dan Panji Ahmad Maulana, telah lebih dulu tereleminasi di babak kedua.
Di perempat final, Jumat (10/11/2017), Ihsan akan menghadapi unggulan kedua dari Hong Kong, Vincent Wong Wing Ki. Sejauh ini, rekor pertemuan kedua pemain adalah 1-0 untuk keunggulan Ihsan.
Sementara itu, turut melaju ke perempat final, yakni pasangan ganda putri Anggia Shitta Awanda/Ni Ketut Mahadewi Istirani dan Della Destiara Haris/Tiara Rosalia Nuraidah.
Anggia/Ketut harus berjuang hingga rubber game sebelum akhirnya menyudahi perlawanan pasangan Jepang, Nami Matsuyama/Chiharu Shida, 18-21, 21-8, dan 21-12.
Foto: Pasangan ganda putri Indonesia, Anggia Shitta Awanda/Ni Ketut Mahadewi Istirani. [Humas PBSI]
Baca Juga: Laga Uji Coba Timnas, Milla Sertakan Striker Naturalisasi Ini
Sebaliknya, Della/Tiara praktis lebih mudah memenangkan pertandingan dengan dua game langsung atas unggulan keenam, Kim Hye Rin/Lee So Hee (Korea Selatan), 21-10 dan 21-17.
Satu lagi wakil Merah Putih yang melaju ke perempat final, yakni Wahyu Nayaka Arya Pangkaryanira/Ade Yusuf Santoso.
Ganda putra peringkat 61 dunia ini merebut tiket 8 Besar berkat kemenangan atas Chung Eui Seok/Kim Dukyoung (Korsel), 21-17 dan 21-17.
Berikut jadwal pertandingan wakil Indonesia di perempat final Makau Open, Jumat (10/11/2017):
- Tunggal Putra
Ihsan Maulana Mustofa (14-Indonesia) vs Vincent Wong Wing Ki (2-Hong Kong)
- Ganda Putra
Wahyu Nayaka Arya Pangkaryanira/Ade Yusuf Santoso (Indonesia) vs Liao Min Chun/Su Cheng Heng (4-Taiwan)
Berita Terkait
-
Juara Umum! Indonesia Borong 4 Gelar di Thailand Masters 2026
-
PBSI Berharap Gelar Thailand Masters 2026 Jadi Awal Kebangkitan Leo/Bagas
-
Dua Kali Kalah Beruntun di Final, PBSI Beberkan Kekurangan Raymond/Joaquin
-
Juara Thailand Masters, Fadia/Tiwi Masih Punya PR Besar dari Eng Hian
-
Pertama Kali Juara Super 300, Ubed Ditarget PBSI Tembus Top 15 Ranking BWF Tahun Ini
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
-
Obsesi Epstein Bangun 'Pabrik Bayi' dengan Menghamili Banyak Perempuan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
Terkini
-
Pemulihan Pascabencana Sumatera Berlanjut: Pengungsi Terus Berkurang, Aktivitas Ekonomi Mulai Pulih
-
DPR Soroti Tragedi Siswa SD NTT, Dorong Evaluasi Sisdiknas dan Investigasi Menyeluruh
-
Dobrak Kemacetan Jakarta-Banten, Jalur MRT Bakal Tembus Sampai Balaraja
-
Pakar Soal Kasus Chromebook: Bukti Kejagung Bisa Gugurkan Dalih Niat Baik Nadiem Makarim
-
Benang yang Menjaga Hutan: Kisah Tenun Iban Sadap dari Jantung Kalimantan
-
Menpar Widiyanti Bantah Isu Bali Sepi Wisatawan, Ungkap Data 12,2 Juta Kunjungan di 2025
-
Tragedi Bocah NTT Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku, Mensos Janjikan Bantuan Pendidikan untuk Kakaknya
-
Kritik Kebijakan Pariwisata, Anggota Komisi VII DPR Ini Beri Menpar Widyanti Nilai 50 dari 100
-
OTT KPK di Jakarta Jaring Pejabat Bea Cukai
-
Gus Ipul Prihatin Kasus Siswa SD di NTT, Ingatkan Pentingnya Data Perlindungan Sosial