Suara.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menertibkan gubuk-gubuk liar di sepanjang jalan inspeksi Kanal Banjir Barat, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Ratusan bangunan liar itu ditertibkan karena berdiri di fasilitas umum.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Jakarta, Yani Wahyu Purwoko, mengatakam tidak ada kendala saat menertibkan tempat yang dijadikan esek-esek saat malam hari itu.
"Iya sudah, tadi pagi sudah (ditertibkan). Itu bangunan darurat kok, itu malam kegiatannya, prostitusi dalamnya itu," ujar Yani di Balai Kota Jakarta, Senin (13/11/2017).
Yani menerangkan, Wali Kota Jakarta Pusat Mangara Pardede sempat memberikan usul agar pengawasan jalan inspeksi diserahkan pada Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane.
Tetapi, Yani tidak yakin BBSWCC mampu mengawasi bangunan liar, untuk itu Satpol PP, kata dia, tetap akan melakukan pengawasan.
"Tapi saya tetap akan melakuakn pemantauan. Saya nggak yakin juga ke BBWSCC, karena ini kewenangan bukan di dia. Dia (BBSWCC) kan cuma pengerukan, kalau pengawasan kami," kata Yani.
"Nanti kita terpadu saja, satuan pengamanan BBSWCC dengan kami, untuk melakukan (pengawasan) tempat yang sudah kami tertibkan. Saya perintahkan kasat di kecamatan untuk melakukan pengawasan di sana," ujar Yani menambahkan.
Berita Terkait
-
Tangis Sri Rahayu di Benhil: Tinggal Sejak 1980, Kini Digusur PAM Jaya Tanpa Kejelasan Rusun
-
Kena Penggusuran, Belasan Penghuni Rumdis PAM Jaya Benhil Dapat Rp50 Juta dan Rusun Gratis
-
Mendagri Saksikan Penandatanganan Kerja Sama Danantara-Pemprov DKI Jakarta Percepat Pembangunan PSEL
-
Pemerintah Mulai Ubah Sampah di Jakarta Jadi Listrik
-
Banyak Perlintasan Sebidang Tanpa Penjaga, Pemprov DKI Jakarta Siap Support KAI
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat