Suara.com - Ketua DPR RI Setya Novanto yang menjadi tersangka korupsi KTP elektronik, terlibat kecelakaan lalu lintas, Kamis (16/11/2017) malam.
Berdasarkan video yang beredar, sebuah mobil bernomor polisi B 1732 ZLO yang ditumpangi Novanto menambrak sebuah tiang listrik.
Kapolsek Kebon Jeruk Komisaris Marbun mengakui masih mencari lokasi kecelakaan tersebut.
"Saya belum tahu kecelakaannya," kata Marbun saat dikonfirmasi.
Namun, kata dia, Setnov sudah berada di Rumah Sakit Medika Permata Hijau, Jakarta Barat karena mengalami luka dalam peristiwa itu.
”Saya sedang di RS Permata Hijau. Saya belum tahu (seberapa parah kecelakaannya) tapi positif beliau (Novanto) lagi di sini dirawat," katanya.
Pengacara Setnov, Fredrich Yunadi menggambarkan keadaan kliennya yang baru saja mengalami kecelakaan, Kamis malam sekitar jam 19.00 WIB.
Malam ini, Novanto dirawat di ruang VVIP Rumah Sakit Medika Permata Hijau, Jakarta Barat.
Baca Juga: Surya Paloh Ungkap Alasan Nasdem Dukung Jokowi Capres 2019
"Beliau mengalami kecelakaan yang sangat parah," kata Fredrich kepada wartawan di RS Medika Permata Hijau.
Setelah mobil Toyota Fortuner bernomor polisi B 1732 ZL0 yang ditumpangi Novanto menabrak tiang listrik di tepi jalan, kata Fredrich, Novanto pingsan. Novanto, katanya, mengalami luka-luka di bagian kepala.
Tangan Fredrich kemudian memegang jidatnya sendiri di bagian kiri, tengah, dan kanan untuk menunjukkan tempat yang luka pada Novanto.
"Lukanya di sini, di sini, disini, benjol," kata dia. "Sekarang sudah diperban."
Untuk menggambarkan ukuran benjolan pada kepala Novanto, Fredrich menggambarkan seperti bakpao.
"Segede bakpao," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Predator Anak di Cakung DItangkap: Nekat Jebol Atap Rumah Demi Kabur usai Kepergok Warga
-
Wasekjen PBNU: Usulan Perubahan Ketentuan AHWA Berasal dari Syuriyah PWNU Jateng
-
Wamendagri Ribka Tegaskan Hilirisasi Kakao Bukti Nyata Keberhasilan Dana Otsus Papua
-
Kabar Gembira! Pajak Film Nasional di Jakarta Dipangkas 50 Persen
-
Gegara Program Prioritas, Kementerian Ramai-ramai 'Mengemis' Anggaran Tambahan?
-
Stop Politisasi MBG! Asosiasi Desak BGN Fokus Benahi Tata Kelola usai Skandal Korupsi
-
Wagub Jabar Buka Danseskoad Cup 2026, Dorong Pembinaan Pesepak Bola Usia Dini
-
Pramono Anung Resmikan Wajah Baru Rasuna Said: Ingin Jadi Ikon Gembok Cinta Ala Paris
-
Sudah Keluar Modal Besar, Asosiasi Minta Kepastian dan Mitigasi usai Moratorium Dapur MBG
-
Cerita di Balik Halte Setiabudi Integritas: Ide Ketua KPK saat Naik Bus dari Ragunan