Suara.com - Manajer Humas PT KAI Daop 3 Cirebon, Jawa Barat, Krisbiyantoro mengatakan kereta lintas Selatan yang menuju Stasiun Bandung atau tujuan Jakarta via Bandung dialihkan perjalananannya melalui lintas Utara via Cirebon.
"Dialihkannya perjalanan ke lintas Utara ini, imbas longsoran di petak jalan antara Stasiun Cipendeuy-Bumiwaluya," kata Kris di Cirebon, Kamis (23/11/2017).
Kris mengatakan dalam keadaan normal lintas Utara via Cirebon dilalui sebanyak 172 KA dan apabila penanganan longsor itu memakan waktu lama, maka lintas utara akan dipadati perjalanan KA.
"Estimasi bila rintang jalan akibat longsoran tersebut lebih dari 24 jam, maka KA-KA lintas Selatan sebanyak 32 KA akan memadati lintas utara via Cirebon yang totalnya hingga 204 perjalanan KA," tuturnya.
Kris menambahkan dengan adanya traffik perjalanan di lintas Cirebon bertambah, maka pihaknya sudah mengintruksikan ke seluruh KUPT lintas atau Kepala stasiun untuk siaga dan mengawasi langsung kondisi perjalanan KA.
Dengan perubahan rute tersebut, waktu tempuh bertambah 2,5 jam. Di stasiun Cirebon KA-KA lintas Selatan tersebut dilakukan penambahan air dan bahan bakar.
"Sampai saat ini perjalanan di lintas utara sendiri aman lancar terkendali," katanya lagi.
Sementar taksiran penanganan longsoran bisa memakan waktu sampai 1x24 jam dari pukul 23.18 WIB dab longsor terjadi pada delapan titik. (Antara)
Baca Juga: Uji Coba Kereta Api Bandara Soekarno-Hatta Mundur Dari Jadwal
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Wajah Baru Jakarta Menuju 5 Abad: Koridor Rasuna Said Jadi Pusat Diplomasi dan Budaya
-
Wamen PANRB Tegaskan Era Digital Butuh Pemimpin Visioner, Bukan Sekadar Manajer
-
Momen Haru Eks Wamenaker Noel Peluk Cium Putrinya usai Sidang: Ini yang Buat Saya Semangat
-
Korea Utara Tantang AS dan Sekutu: Jangan Atur-atur Kami Soal Nuklir
-
Sekarang Malu dan Menyesal Terima Uang Rp3 Miliar dan Ducati, Noel: Saya Minta Ampun Yang Mulia
-
Kapolri Sebut Penguatan Kompolnas Cukup Masuk di Revisi UU Polri, Tak Perlu UU Baru
-
Ahli Psikologi TNI Bongkar Profil 4 Penyiram Air Keras Andrie Yunus: Kemampuan Analisa Rendah
-
Buntut Kematian Dokter Myta, Kemenkes Tunda Internship di Puskesmas dan RSUD Kuala Tungkal
-
'Nak Keluar Sayang', Noel Minta Putrinya yang Berseragam Sekolah Keluar Sidang karena Ditegur Hakim
-
7,36 Persen Warga Indonesia Tanpa Air Bersih, Teknologi Ini Jadi Harapan Baru?