Suara.com - Pencuri spesialis pecah kaca bernama Hendra Jaya, warga Jatibening, melawan petugas pada waktu akan ditangkap. Anggota Polsek Kelapa Gading pun menembak kakinya.
"Telah diamankan tersangka HJ, pelaku pencurian modus pecah kaca,” ujar Kanit Reskrim Polsek Kelapa Gading AKP Syam Ramadhan dikutip dari Humas Polres Jakarta Utara, Kamis (23/11/2017).
Aksi pencurian dilakukan tersangka pada 10 Agustus 2017 sekitar pukul 19:00 WIB di depan nasi uduk lapangan tenis Jalan Kelapa Cengkir Raya, Kelapa Gading, Jakarta Utara.
Saat itu, korban bernama Stanley Triputra, warga Jalan Ramayana, Kelapa Gading Timur, Kecamatan Kelapa Gading, sedang makan nasi uduk. Dia meninggalkan mobil merek Chevrolet B 1567 SGM di Jalan Kelapa Cengkir.
Selesai makan, dia kembali ke mobil. Ternyata, kaca belakang kanan sudah pecah dan barang-barang di dalam mobil sudah tidak ada, di antaranya tas kaliber warna hitam, Macbook Air 11 inchi 128 GB, charger Macbook Air, handfree Iphone, kepala charger Iphone 6, kartu kredit BNI, HSBC, UOB, CITI Bank, BCA.
“Korban mengalami kerugian sekitar Rp21 juta,” kata Syam.
Tidak terima, korban melaporkan peristiwa itu kepada kepolisian. Kemudian pada hari Rabu (22/11/2017), saat piket buser melakukan lidik wilayah, pelaku ditemukan di Jalan Kelapa Kopyor Raya, RW 12, Kelapa Gading Timur. Ketika itu, pelaku sedang melihat-lihat mobil yang akan menjadi target dengan menggunakan senter ponsel.
Ketika akan ditangkap, Hendra melarikan melarikan diri. Tiga kali tembakan peringatan tak digubris, polisi pun menembak betis kaki kiri.
Hendra merupakan residivis kasus kejahatan. Selama ini, dia menjadi target operasi anggota Polsek Kelapa Gading.
Untuk mempertanggungjawabkan perbuatan, tersangka berikut barang bukti berupa satu unit sepeda motor Yamaha Xeon B 3179 CEF, 1 buah ponsel Nokia yang digunakan sebagai senter dan satu buah ponsel Blackberry diamankan di Mapolsek Kelapa Gading.
Tag
Berita Terkait
-
Ulasan Novel Bandit-Bandit Berkelas: Nasib Keadilan di Ujung Tanduk!
-
Ulasan Novel Tanah Para Bandit: Ketika Hukum Tak Lagi Memihak Kebenaran
-
Suzuki Bandit Kalah Ganteng, Pesona Hero Hunk 150 XTEC Bikin Kesengsem
-
Kronologi Penangkapan Bandit Bercelurit di Kebon Jeruk, Berawal dari Modus Beli Kontrasepsi
-
Bandit Negara Dilarang Kenyang Dalam Program Makan Bergizi Gratis
Terpopuler
- 6 Mobil Bekas 50 Jutaan Cocok untuk Milenial, Bodi Stylish Tak Repot Perawatan
- 5 Moisturizer dengan Alpha Arbutin untuk Memudarkan Flek Hitam, Cocok Dipakai Usia 40-an
- 5 Rekomendasi Ban Tubeless Motor Matic, Tidak Licin saat Hujan dan Jalan Berpasir
- 7 Mobil Boros Bahan Bakar Punya Tenaga Kuda, Tetapi Banyak Peminatnya
- Kronologi Lengkap Petugas KAI Diduga Dipecat Gara-Gara Tumbler Penumpang Hilang
Pilihan
-
Dirumorkan Latih Indonesia, Giovanni van Bronckhorst Tak Direstui Orang Tua?
-
Jadi Kebijakan Progresif, Sineas Indonesia Ingatkan Dampak Ekonomi LSF Hapus Kebijakan Sensor Film
-
Daftar Maskapai RI yang Pakai Airbus A320
-
5 Tempat Ngopi Tersembunyi di Palembang yang Bikin Ketagihan Sejak Seduhan Pertama
-
6 HP 5G Paling Murah di Bawah Rp 4 Juta, Investasi Terbaik untuk Gaming dan Streaming
Terkini
-
Bantu Korban Banjir Aceh, 94 SPPG Gerak Cepat Salurkan 282 Ribu Paket Makanan!
-
Tinjau Bencana Banjir di Aceh, Mendagri Beri Atensi pada Infrastruktur Publik yang Rusak
-
Presiden Prabowo Didesak Tetapkan Darurat Bencana Nasional di Sumatera
-
Banjir Terjang Sumatera, Pimpinan Komisi X DPR Desak Dispensasi Pembayaran Uang Sekolah Bagi Korban
-
Pakar Dorong Pengetatan IUP: Reboisasi Dinilai Kunci Perbaikan Tambang
-
Direktur Eksekutif CISA: Kapolri Konsisten Jaga Amanat Konstitusi sebagai Kekuatan Supremasi Sipil
-
Cak Imin Sebut Ada Peluang Pemerintah Tetapkan Banjir-Longsor di Sumatera Berstatus Bencana Nasional
-
Rasa Bersalah Bahlil Lahadalia Soal Masa Lalunya di Bisnis Tambang yang Merusak Hutan
-
Viral Banjir Sumatera Bawa Ribuan Kayu Gelondongan, DPR Desak Pemerintah Bentuk Tim Investigasi
-
BPJS Ketenagakerjaan Raih Platinum Rank dalam Asia Sustainability Reporting Rating (ASRRAT) 2025