Suara.com - Gubernur Jakarta Anies Baswedan menyambangi Kampung Aquarium, Jakarta Utara, Senin (27/11/2017). Anies janji segera bangun shelter Januari 2018.
Kedatangan Anies disambut antusias warga yang menyalami dan berebut foto dengan orang nomor satu di Jakarta itu. Sejumlah warga pun tampak berterima kasih atas kehadiran Anies di pemukiman tersebut. Darma Diani (39), salah satu warga Kampung Akuarium menyampaikan ucapan terima kasih.
Kampung Akuarium merupakan salah satu permukiman yang akan diproritaskan untuk dibenahi di kepemimpinan Anies-Sandi.
"Pak makasih banyak yak pak," di Darma kepada Anies di Kampung Akuarium, Jakarta Utara, Senin (27/11/2017).
Darma pun menyampaikan kepada Anies bahwa pemukimannnya tersebut ada dua orang meninggal dunia karena kondisi pemukiman tak layak untuk ditempati.
"Sudah dua hari ini dua orang pak yang meninggal," kata Darma
Mendengar hal tersebut Anies mengaku sedih terkait nasib warga Kampung Akuarium. Ia berjanji bahwa permukiman shelter atau hunian sementara di Kampung Akurium akan segera dibangun.
"Kita semua ingin penderitaan warga di akuarium berhenti dan berubah menjadi kebahaginaan, aamin. Sudah cukup penderitaan di tempat ini. Kita semua jadi saksi. Kita ingin warga di sini segera mungkin. Sedih rasanya mendengar kabar masih ada warga yang sakit hingga berat dan harus meninggal. Jadi kita ingin segera mungkin bisa dituntaskan dan nanti Insya Allah shelter akan juga segera dibangun," ucap Anies.
Pemprov DKI Jakarta telah melakukan pendataan terhadap 128 kartu keluarga di Kampung Akuarium terkait pembangunan shelter di pemukiman tersebut.
Baca Juga: Sandiaga Klaim Penataan Kampung Akuarium Jadi Prioritas
"Jadi pendataan alhamdulillah sudah mulai dilakukan ada 128 KK yang Insya Allah secara kependudukan mereka akan kembali memiliki semua persyaratan-persyaratan sebagai warga Jakarta," sambungnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Predator Anak di Cakung DItangkap: Nekat Jebol Atap Rumah Demi Kabur usai Kepergok Warga
-
Wasekjen PBNU: Usulan Perubahan Ketentuan AHWA Berasal dari Syuriyah PWNU Jateng
-
Wamendagri Ribka Tegaskan Hilirisasi Kakao Bukti Nyata Keberhasilan Dana Otsus Papua
-
Kabar Gembira! Pajak Film Nasional di Jakarta Dipangkas 50 Persen
-
Gegara Program Prioritas, Kementerian Ramai-ramai 'Mengemis' Anggaran Tambahan?
-
Stop Politisasi MBG! Asosiasi Desak BGN Fokus Benahi Tata Kelola usai Skandal Korupsi
-
Wagub Jabar Buka Danseskoad Cup 2026, Dorong Pembinaan Pesepak Bola Usia Dini
-
Pramono Anung Resmikan Wajah Baru Rasuna Said: Ingin Jadi Ikon Gembok Cinta Ala Paris
-
Sudah Keluar Modal Besar, Asosiasi Minta Kepastian dan Mitigasi usai Moratorium Dapur MBG
-
Cerita di Balik Halte Setiabudi Integritas: Ide Ketua KPK saat Naik Bus dari Ragunan